Ini Bocoran Rute Tol Bawen Magelang Jogja

BNews—JOGJA— Rencana pembangunan Jalan Tol di Yogyarkata terus dipersiapkan. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sudah menyusun rencana dan desain entry dan exit tol yang berada di wilayah Yogyakarta.

Direncanakan bahwa di wilayah Yogyakarta akan terdapat enam exit dan entry tol. “Tol ini akan dibangun di jalan tol sepanjang 11 kilometer yang membelah dari kawasan Lottemart, Maguwoharjo sampai Ringroad Barat,” ungkap Kepala Bappeda DIY, Budi Wibowo.

Untuk keenal jalan ini nantinya direncanakan akan menuju kawasan ekonomi dan wisata di daerah Yogyakarta. “Kedepan harapnnya bagi pengguna jalan tol yang akan singgah di Yogyakarta bisa diarahkan ke tempat wisata atau perekonomian warga,” imbuhnya.

Nantinya jalur tol elevated atau melayang ini nantinya akan berada di sepanjang ringroad utara hingga barat. “Dari kawasan Kronggahan, Sleman, jika ke kiri akan ke arah Gamping-Wates dan tembus ke arah bandara. Sementara, jika ke kanan akan menuju tol di kawasan Ancol dan sampai Candi Borobudur,” paparnya.

Dijelaskan juga untuk rencana jalur kereta api ini akan dibuat sejajar dengan tol Bawen-Yogyakarta.”Namun, hingga saat ini belum ada presentasi dari PT KAI.  Ini sesuai dengan usulan Ngarsa Dalem jika jalur KA dari Yogya menuju Borobudur dibuat melayang sejajar dengan jalan tol,” jelasnya.

Budi juga menyampaikan bahwa untuk warga masyarakat diminta untuk tidak resah dan menanggapi isu-isu mengenai pembebasan lahan. “Munculnya spekulan tanah yang berujung pada kerugian masyarakat pun harus disadari dan diantisipasi,” tandasnya.

Terkait lokasi entry dan exit tol bakal dibangun, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY, Hananto Hadi Purnomo mengatakan, belum bisa memberikan informasi karena rawan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. “Kami tidak bisa merinci karena khawatir bisa dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab. Apalagi dalam kondisi seperti ini banyak spekulan tanah,” ujarnya.

Untuk pembebasan lahan, dijelasnkan hal ini sudah dimuat dalam aturanya yakni UU No 2 Tahun 2014. “Pembebasan lahan ini dimungkinkan terjadi karena jalan tol ini dibuat melayang dan pada saat jalur turun hingga ke jalan di bawahnya memerlukan lahan,” jelasnya.

“Nantinya, jalur exit dan entry ini akan menghubungkan dengan jalan yang sudah ada. Kalau semua dibicarakan akan menimbulkan kekhawatiran dan memicu para spekulan tanah,” paparnya.

Sementara Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X sebelumnya menjelaskan, Tol Solo-Yogyakarta dan Tol Bawen-Yogyakarta akan terintegrasi dengan kawasan Candi Borobudur. “Diharapkan agar tahun depan lelang untuk pekerjaan tol sudah dilaksanakan sehingga bisa cepat terintegrasi dengan bandara YIA,” ujarnya.

Adapun untuk jalur tol dari Solo ke Yogya, Sultan menyebut akan melewati kawasan Manisrenggo, Klaten. “Jadi tidak masuk ke kota Klaten namun lewat daerah Manisrenggo dan masuk di Yogya dekat Lottemart dan nanti kemudian elevated, motong, dan sambung ke ringroad, ” jelasnya.

Sultan menambahkan, jalur menuju ke ringroad barat dari kawasan Maguwoharjo akan berupa elevated atau melayang, sehingga jalan tol ini elevated di atas ringroad. “Nanti sebelum Kavaleri, Demak Ijo memotong dan lanjut melayang di atas selokan Mataram baru kemudian masuk ke Muntilan, ” paparnya.

Dari jalur Muntilan ini, baru melewati jalan darat dan lewat pembebasan tanah ke Borobudur. “Saya juga juga berharap dari jalur Sentolo menuju utara bisa berupa jalur jalan outer Ringroad dan bisa tembus ke Muntilan atau tembus jalan tol,” pungkasnya. (internet/bsn/bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: