Kapolda Jabar Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bawa 2 Bom
- calendar_month Rab, 7 Des 2022

ILUSTRASI: Ledakan (Gambar oleh PublicDomainPictures dari Pixabay)
BNews—NASIONAL— Terkait perkembangan terbaru insiden bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Suntana mengatakan pelaku diduga membawa dua unit bom ke lokasi.
Menurutnya, satu bom yang meledak itu diduga melekat di tubuh pelaku, sedangkan satu bom lainnya ditemukan di sekitar lokasi dalam kondisi belum meledak.
“Tadi ada satu yang diledakkan pelaku, dan ada satu yang kita ledakan,” ucap Suntana.
Menurut dia, satu bom yang ditemukan itu kemudian ‘didisposal’ oleh anggota Gegana Brimob dengan cara diledakkan di tempat yang aman.
Adapun proses disposal itu terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Proses disposal itu menyebabkan dentuman yang keras terdengar di sekitar lokasi.
Suntana mengatakan, proyektil dari ledakan bom itu diduga berupa paku tembok hingga paku payung. Polisi pun, menurutnya, masih melakukan identifikasi bahan peledak yang digunakan pelaku bom bunuh diri.
Dari kejadian itu, Suntana menyatakan ada 11 korban yang timbul akibat bom bunuh diri tersebut. Dari 11 orang itu, menurutnya satu anggota polisi tewas akibat bom, sedangkan 10 orang lainnya mengalami luka-luka.
Dia mengatakan polisi bakal melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah sterilisasi lokasi selesai. Untuk itu ia pun memohon masyarakat untuk menunggu polisi mengungkap peristiwa itu maupun identitas pelaku bom bunuh diri. (*)
Sumber: ANTARA
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar