Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Jenderal Dudung Cerita Pernah Dicopot dari Jabatan Wagub Akmil Magelang

Jenderal Dudung Cerita Pernah Dicopot dari Jabatan Wagub Akmil Magelang

  • calendar_month Rab, 1 Des 2021

BNews—MAGELANG— Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengaku dicopot dari jabatan. Momen tersebut terjadi saat ia menjabat Wakil Gubernur Akademi Militer (Wagub Akmil) di Magelang.

”Saya pernah mengalami dicopot jabatan waktu Wagub Akmil, itu risiko. Saya tegar biasa aja, nggak apa-apa,” kata Dudung dalam Podcast Deddy Corbuzier, Selasa (30/11).

Mantan Pandam Jaya ini bercerita, saat dicopot jabatan sebagai Wagub Akmil pada 2015-2016, ia mengaku tidak mempersoalkan. Bahkan, Dudung mengungkapkan jika tidak boleh larut dalam penderitaan karena akan datang kebahagiaan.

”Kalau kita sedang menderita jangan larut dalam penderitaan, pasti akan kebahagian. Hidup kadang di atas dan di bawah yang penting jangan menyalahkan orang lain,” jelasnya.

Meski dicopot, Dudung kala itu tidak mungkin bicara langsung kepada jenderal bintang 4. Secara garis komando atau hirarki, ia menyampaikan kepada jenderal bintang 2.

”Hirarki tidak mungkin seperti itu. Nggak mungkin bintang 1 lawan bintang 4. Secara hirarki bintang 2 kebijakan begitu tidak semua atasan benar,” ungkapnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Kepada jenderal bintang 2, Mantan Pangkostrad ini menyampaikan bahwa isu sering kepala sakit dan tidak terkendali tak benar. “Saya sampaikan itu tidak benar isunya. Isunya Dudung sering sakit kepala, kadang-kadang kambuh kepala suka tidak terkendali, biasa lah dinamika jabatan, satu tahun delapan bulan nonjob,” kenang dia.

Oleh sebab itu, Dudung berpesan kepada para Pangdam dan Danrem jika ingin memutasi orang harus mempertimbangkan dengan matang dan membaca bismillah. Jika salah akan berbuat dosa.

”Saya jadi KSAD kumpulkan Pangdam dan Danrem kalau men-skep bismillah, kalau salah kamu berdosa. Kalau kamu skep bener disyukuri oleh mereka bisa adakan nasi tumpeng tuh,” pungkasnya.

Diketahui, nama KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman kian melejit karena sikap tegasnya terhadap organisasi Islam FPI pada akhir 2020 saat berpangkat Mayor Jenderal. Pada medio 2021, tepatnya tanggal 8 Juni, ia dipercaya menjabat Pangkostrad yang otomatis menambah bintang di pundaknya menjadi Letnan Jenderal. Sejak 17 November 2021, Dudung didapuk Presiden Joko Widodo menggantikan Jenderal Andika Perkasa menjadi KSAD. (ifa/han)

About The Author

  • Penulis: BNews 3

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less