Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Jika Ada Teror di Malam Jumat Weton Kliwon ? ini yang Harus Dilakukan

Jika Ada Teror di Malam Jumat Weton Kliwon ? ini yang Harus Dilakukan

  • calendar_month Jum, 16 Sep 2022

BNews–MAGELANG-– Umumnya, malam jumat kliwon adalah hal yang terdengar cukup mistis dan penuh mitos bagi sebagian masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Jawa.

Terdapat mitos yang mengatakan bahwa pada malam Jumat Kliwon tidak diperbolehkan untuk keluar rumah, dan dianjurkan untuk tidur lebih cepat dari biasanya.

Adanya mitos malam jumat kliwon ini beredar karena kepercayaan bahwa zaman dahulu,

nenek moyang sering melakukan ritual-ritual seperti menyajikan sesajen di beberapa tempat-tempat khusus. Lantas bagaimana pandangan Islam?

Seperti yang kita ketahui, Indonesia sendiri adalah negara muslim terbesar di dunia memiliki mayoritas penduduk yang memeluk agama Islam.

Terkait malam jumat kliwon adalah salah satu cara penanggalan dalam tradisi dan adat Jawa.

Di mana dalam tradisi Jawa terdapat salah satu cara penanggalan yang disebut Pasaran. Tanggalan pasaran tersebut diantaranya ada pon, wage, legi, pahing dan kliwon.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Nah jumat kliwon sendiri merupakan hari jumat yang juga jatuh pada tanggal pasaran jawa kliwon, maka disebut jumat kliwon.

Dalam Islam sendiri, penanggalan hari pasaran jawa tersebut tidak ada, yang ada hanya hari-hari biasa.

Sehingga mitos tersebut tidak disebutkan dalam Islam, justru dalam Islam, hari Jumat merupakan hari yang cukup istimewa.

Dan kita sebagai umat muslim sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal perbuatan baik pada hari Jumat.

Hari Jum’at sendiri yang dimaksud dihitung sejak terbenamnya matahari pada kamis sore hingga terbenamnya matahari pada jumat sore.

Atau dapat dikatakan lain hari jumat dimulai pada waktu maghrib pada hari kamis hingga kembali pada waktu maghrib pada hari jumat.

Pada hari jumat tersebut, umat muslim disunnahkan untuk melakukan lebih banyak amalan dibanding hari-hari biasa.

Ibnul Qayyim rahimahullah pernah berkata: Maka hari Jum’at adalah hari ibadah.

Kedudukannya dibandingkan hari-hari yang ada seperti bulan Ramadan di antara bulan-bulan lainnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sementara waktu istijabah (dikabulkannya doa) yang ada pada hari itu seperti lailatul qadar di bulan Ramadhan. (Zaad al-Ma’ad: 1/398)

Adapun amalan tersebut seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an. Untuk suratnya sendiri tidak harus Yasin, sebagaimana tradisi di Indonesia dengan adanya Yasinan pada setiap malam jumat.

Pada malam jumat disunnahkan untuk membaca surat Al-Kahfi agar diijabah gusti Allah.

Sebagaimana dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi)

Selain itu, pada hari Jumat dianjurkan untuk memanjatkan doa, karena hari Jumat merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa.

Sebagaimana hadits diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya: Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat,

lantas dia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta. (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad)

Dalam hari Jumat pula, umat muslim khususnya laki-laki diwajibkan untuk melaksanakan shalat jumat.

Shalat jumat sendiri merupakan shalat 2 rakaat yang dilakukan pada waktu dhuhur pada hari Jumat.

Namun, shalat jumat bukanlah semata-mata hanya shalat 2 rakaat. Dalam shalat jumat ini diwajibkan pula untuk mendengar 2 khutbah yang dikumandangkan sebelum shalat.

Pada saat mendengarkan khutbah sangat diwajibkan untuk mendengarkan dengan seksama.

Sebagaimana dalam suatu hadits yang artinya: diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Jika engkau berkata pada temanmu pada hari Jum’at, “Diamlah!”, sewaktu imam berkhutbah, berarti kamu telah berbuat sia-sia.” (HR. Bukhari)

Maka dari hadits tersebut dapat didapat bahwa saat mendengarkan khutbah dilarang untuk berbicara, dan wajib mendengarkan dengan seksama.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Namun perlu diingat bahwa hari jumat ini dianggap istimewa karena Allah mensyariatkan anjuran ibadah untuk melakukan amalan-amalan yang dilakukan pada hari Jumat.

Maka dari itu, sebagai umat muslim sudah sewajarnya untuk mengamalkannya semaksimal mungkin dan bersungguh-sungguh.

Jadi, keistimewaan ini tidak semata-mata terletak pada hari Jumat itu sendiri, namun terletak pada ibadah-ibadah yang dianjurkan dan disyariatkan oleh Allah pada hari Jumat. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less