Kasus Pembunuhan Mahasiswi UPN Dilimpahkan ke Polres Bantul

BNews—MUNGKID—Pelimpahan kasus pembunuhan Annisa seorang mahasiswi UPN dari Polres Magelang kepada Polsek Banguntapan Polres Bantul Yogyakarta dilaksanakan kemarin (28/2). Ternyata tersangka Sandra Saputra, 28 alias SS melakukan pembunuhan di inedekosnya di daerah Banguntapan Bantul Yogayakarta.

 

Korban Annisa, 23 ternyata asli warga Dharma Sakti, Kecamatan Tujuh Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Namun dirinya juga memiliki identitas tinggal di daaerah Ketawangrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo, dan dirinya kuliah di UPN Yogyakarta.

Advertisements


 

Sementara tersangka pembunuhan, Sandra diketahui berasal dari Kampung Dua Mulia Guna, Kelurahan Mulia Guna, Kecamatan Teluk Gelang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Dirinya di Joga tinggal di indekos di daerah Banguntapan, Kabupaten Bantul.


 

Pelaku ini dengan kejam menghabisi korban dengan cara mencekik lehernya di dalam kosnya. Dan selanjutnya membuang jenazahnya di sebuah selokan pertanian warga di Dusun Batu Desa Ngabean Kecamatan Secang Kabupaten Magelang dengan cara dinaikan sepeda motornya.

 

Sekitar pukul 16.45 WIB, penyidik Reskrim Polsek Banguntapan, membawa tersangka beserta barang bukti dalam kejadian tersebut. Termasuk sepeda motor Suzuki Satria FU AB 6171 HQ dibawa menuju Polsek Banguntapan.

 

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, pelimpahan tersangka ini dilakukan karena locus delectinya pembunuhannya bukan di Kabupaten Magelang. “Hal ini dilakukan sesuai dengan kententuan karena TKP pembunuhan bukan di Magelang namun di daerah Banguntapan Bantul oleh karena itu dilimpahkan menuju Polsek Banguntapan,” katanya.

 

Kapolres juga menyampaikan bahwa sebelumnya kami kira TKP masuk wilayah Sleman. “Namun ternyata masuk wilayah Bantul yang kebetulan berada di daerah perbatasan Bantul-Sleman,” pungkasna. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: