Josss! Ormas Pemuda Pancasila di Jogja Dukung Sanksi Para Pelanggar Prokes

BNews—JOGJAKARTA— Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Bantul Jogjakarta mendorong aparat keamanan untuk lebih tegas dalam menegakkan pelanggaran protokol kesehatan. Hingga saat ini, organisasi yang dikomandoi Doni Abdul Gani menyebut bahwa kesadaran masyarakat masih rendah seperti tidak mengenakan masker saat keluar rumah.

”Untuk itu kami berharap pemerintah dan aparat lebih tegas lagi dalam penegakan pelanggaran protokol kesehatan. Karena sudah diingatkan tetap mengabaikan maka harus ditindak tegas,” ujar Ketua MPC PP Bantul Doni di sela-sela aksi pembagian masker gratis di depan Sekretariat MPC PP Bantul Jalan Bantul utara perempatan Cepit Sewon Bantul, Minggu (11/7) sore.

Sebagai ormas yang peduli terhadap kesehatan masyarakat, MPC PP Bantul merasa terpanggil untuk mengkampanyekan pemakaian masker. Untuk itulah, MPC PP Bantul melakukan kegiatan pembagian masker gratis kepada para pengguna kendaraan bermotor baik motor maupun mobil.

”Kegiatan pembagian masker sudah dua kali dilakukan PP Bantul. Sebelumnya, pernah dilakukan tahun lalu saat pertama kali virus Covid-19 masuk ke wilayah Bantul,” kata dia seperti dikuti Harian Merapi, Senin (12/7).

”Setidaknya ada sekitar 3 ribu masker medis diberikan kepada para pengendara langsung di simpang tiga Cepit,” imbuhnya.

Selain di pertigaan Cepit, pembagian masker juga dilakukan untuk para relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kalurahan Pendowoharjo Sewon Bantul dan di Kapanewon Kasihan. Selain memberikan bantuan masker, PP Bantul telah memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para relawan.

Bahkan untuk mendukung masyarakat yang terpapar Covid-19 dalam melakukan isolasi mandiri (isoman), PP Bantul telah menyalurkan sebanyak 500 kilogram beras. Bantuan tersebut disalurkan setidaknya kepada seratus penerima sehingga setiap orang menerima sebanyak 5 kilogram beras.

”Kegiatan sosial ini kami lakukan setelah melihat penyebaran Covid-19 yang sangat luar biasa termasuk di Bantul. Sampai saat ini banyak rumah sakit tak bisa menampung pasien positif Covid-19. Untuk itu kami mendorong agar pemerintah mewajibkan masyarakat memakai masker,” tegas Doni. (hil/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: