Jual Minol, 3 Warga Bantul Didenda Rp15 Juta

BNews—JOGJAKARTA— Pelajaran bagi masyarakat yang berjualan minuman beralkohol. Tiga terdakwa penjual minuman keras (miras) dijatuhi hukuman denda Rp5 juta.

Ketiga terdakwa yang dijatuhi hukuman denda yakni Bambang Wibowo, 39, warga Gamping Sleman; Tan Martha Aryani, 59, warga Ngupasan Gondomanan Jogjakarta; dan Sumarto, 45, warga Tamanan Banguntapan Bantul.

Tiga terdakwa penjual miras masing-masing dijatuhi hukuman denda Rp5 juta subsider 15 kurungan karena telah membayar sesuai putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Evi Insiyati. Untuk itu total denda yang harus dibayar tiga terdakwa mencapai Rp15 juta.

”Salinan putusan telah dikirim ke kejaksaan. Dan para terdakwa telah membayar denda sesuai dengan isi putusan pengadilan,” ujar Suharna, Panitera Muda Pidana PN Bantul, Selasa (16/3).

Ketiga terdakwa tersebut diketahui memiliki usaha penjualan minuman beralkohol (minol) tanpa izin di wilayah hukum Kabupaten Bantul. Sehingga atas informasi masyarakat, petugas Satpol PP DIJ melakukan razia dan menyita barang bukti minuman keras berbagai jenis dan merek.

Dari terdakwa Bambang Wibowo disita barang bukti tiga botol Anggur Merah, tiga botol Anggur Kolesom, satubotol Drum dan beberapa jenis minuman keras. Sementara dari Tan Martha Aryani diamankan barang bukti 13 botol Anggur Merah, sebelas botol Anggur Ketan Hitam, 15 botol Drum Whiskey, dua botol Iceland, 12 botol Anggur Putih dan lainnya.

Lalu dari Sumarto disita barang bukti sembilan botol Anggur Merah, sepuluh botol Anggur Kolesom, tujuh botol Anggur Putih, dan beberapa jenis minuman keras lain. Ketiganya dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 54 ayat 14 Perda DIJ Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: