Soal Pembebasan Biaya Listrik, Ini Kata Manajer UP3 PLN Magelang

BNews–MAGELANG- PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Magelang menyatakan siap menjalankan perintah presiden untuk memberikan pembebasan dan diskon pembayaran listrik. Kebijakan itu berlaku tiga bulan.

Manajer PLN UP3 Borobudur merinci kebijakan menbebaskan pembayaran listrik adalah pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA). Serta diskon 50 persen bagi pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.

“Petunjuk pelaksanaan dari PLN Pusat sudah keluar. Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020,” katanya.

Dijelaskannya juga, hal ini akan berlangsung selama pandemi Covid-19. Sementara pihak PLN UP3 Magelang tidak akan mengurangi pelayanannya kepada pelanggan.

“Regu PDKB untuk pemeliharaan dan petugas pelayanan teknik yang mengatasi gangguan sudah dibekali APD dan SOP sesuai protokol Penanganan dan pencegahan Covid-19,” tuturnya.

Ia juga mengaku bahwa di kantor-kantor ULP (Unit Layanan Pelanggan) sudah disediakan tempat cuci tangan dan handsanitizer di dekat pintu masuk. Serta bagi pelanggaran dan pegawai juga dilakukan pengecekan suhu badan.

“Untuk semua jenis pelayanan dan keluhan tetap kami layani. Masyarakat dapat menggunakan Contact Center PLN 123 yang dapat diakses melalui telepon ke123, (kode area)123 bagi yang menggunakan HP. Twitter @pln_123, IG @pln123_official, FB PLN 123, Aplikasi PLN Mobile dan virtual assistant via web www.pln.co.id ,” paparnya.

Loading...

Untuk pelanggan yang akan bayar rekening listrik dan melakukan pembelian token bisa melalui PLN Mobile, Internet / Mobile Banking. Bisa juga  e-commerce seperti Link Aja, Dana, OVO, Shopee, Bukalapak, Tokopedia dan yang lainnya.

KETERANGAN PLN PUSAT

Sementara Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menuturkan kebijakan tersebut sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan PLN. “Kami sangat mendukung dan siap melaksanakan kebijakan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo,” ungkapnya.

Dia menambahkan, adanya kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian. Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yan gpaling terdampak pandemi.

Terakhir, ia menyebutkan bahwa saat ini masyarakat diimbau untuk tetap di rumah. Berkegiatan di rumah.

“Tujuannya untuk mencegah penularan yang makin luas. Pembebasan dan diskon tarif listrik ini diharapkan dapat mendukung hal tersebut. Jadi masyarakat, khususnya yang tidak mampu, tidak harus khawatir dalam menggunakan listrik selama musim yang sulit ini,” pungkasnya. (*/ahg)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: