Jual Vapor, Warga Magelang Ini Malah Rampas Uang Rp 300 Ribu Milik Calon Pembeli

BNews—SLEMAN— Seorang warga Ngluwar, Magelang berinisial WY (24) harus berurusan dengan polisi. Dirinya diduga telah melakukan perampasan uang dan melakukan ancaman.

Kapolsek Mlati, Sleman, Kompol Tony Priyanto mengatakan bahwa modus yang digunakan pelaku yakni menawarkan vapor (rokok elektrik) dan bertemu untuk melakukan COD (cash on delivery). 

“Pelaku kami tangkap di sekitar Cebongan pada 19 Mei kemarin,” kata dia, Kamis (24/6/2021). Dilansir dari YogyaInews.id.

Dia menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat korban MOSH (20) warga Sewon, Bantul tertarik dengan vapor yang ditawarkan pelaku di media sosial. Kemudian mereka bersepakat untuk bertemu di bulak Bedingin, Sumberadi guna melakukan COD pada 18 Mei lalu.

Ketika bertemu, ternyata tidak terjadi kesepakatan jual beli. Saat itu korban hanya membawa uang Rp300.000 dan membuat pelaku emosi.

”Pelaku dengan nada tinggi, mengancam korban seolah-olah membawa senjata api di dalam jaket dan mengancam akan menembak korban. Pelaku mengatakan, jika COD tidak ada kesepakatan maka korban akan diajak berkelahi dan akan mengundang teman-temannya,” jelas Tony.

Bukan hanya itu, kata Tony, pelaku juga mengatakan bahwa jika timah panas masuk ke kakimu (korban) gimana. Ancaman itu diucapkan sambil pelaku memasukkan tangannya ke dalam saku jaket, seolah sedang memegang senjata api.  

”Karena takut, korban pun menyerahkan uang yang dibawanya. Sedangkan vapor yang akan dijual tidak diberikan,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Tony memaparkan, usai mengalami hal tersebut korban kemudian melapor ke Polsek Mlati.  Polisi lantas melakukan penyelidikan, berbekal laporan dari korban.

Salah satunya dengan mempelajari rekaman CCTV yang ada di dekat lokasi. Petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku dan menangkapnya.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 368 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: