Kader PDIP Kota Magelang Marah, Minta Usut Tuntas Pembakaran Bendera Partai

BNews—MAGELANG—Pembakaran bendera PDI Perjuangan oleh masa aksi unjuk rasa 212 di Jakarta memicu amarah kader. Tadi malam (25/6/2020) DPC PDI Perjuangan Kota Magelang bersama organisasi sayap partai BMI, Taruna Merah Putih dan Komunitas Juang mendatangi Mapolres Magelang Kota.

Kedatangan mereka untuk menyerahkan surat pernyataan sikap dan dukungan kepada kepolisian terkait kasus tersebut. Hal tersebut sebagaimana instruksi dari ketua umum dan sekjen DPP PDI Perjuangan untuk menyerahkan kasus itu melalui prosedur hukum yang berlaku.

”Kami menyampaikan pernyataan sikap dan surat dukungan kepada Kapolri melalui Kapolres untuk mengusut tuntas kasus pembakaran bendera PDI Perjuangan,” kata Wakil Ketua DPC PDIP Bidang Polhukam Hery Wibowo, kemarin (25/6/2020).

Menurutnya, bendera adalah panji kebesaran partai yang harus dijunjung tinggi karena merupakan harga diri partai. Sehingga DPC PDI Perjuangan Kota Magelang mendorong kasus tersebut diusut hingga tuntas.

“Kami marah, tetapi tetap mematuhi instruksi dari ketua umum dan sekjen bahwa kita harus lakukan dengan cara-cara prosedur hukum. Kita harus menempuh dengan proses hukum,” imbuhnya.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Kegiatan itu sendiri diikuti sekitar 200 orang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. ”Mulai dari kantor DPC, kumpul sekitar pukul 19.00 WIB. Langsung bertemu Kapolres menyerahkan surat pernyataan sikap,” tutur Hery.

Sementara itu Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ary Setiawan, memaparkan pihaknya menerima surat pernyataan tersebut dengan baik dan akan disampaikan ke Kapolda Jateng. Untuk inti dari surat adalah memberikan dukungan terhadap Polri dalam pengungkapan kasus itu.

“Mereka memberikan dukungan terhadap polri atas pemrosesan secara pidana yang dilakukan oleh kepolisian di Jakarta. Untuk surat ini kami laporkan kepada Kapolda,” paparnya.

Ia pun mengimbau agar tetap menjaga kondusifitas di Kota Magelang. Sehingga tidak muncul potensi yang bisa menyebabkan kerumunan apalagi ditengah pandemi Covid-19 saat ini. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: