Kakek Sebatang Kara Ditemukan Membusuk Penuh Belatung di Rumahnya

BNews—JATENG— Seorang kakek berusia 70 tahun ditemukan meninggal dunia dirumahnya dalam kondisi tubuh sudah membusuk. Kakek malang tersebut diketahui bernama Warjo, warga Desa Pesunggingan, Kecamatan Pengadegan, Purbalingga.

Diketahui, semenjak ditinggal isterinya meninggal dunia setahun lalu, sang kakek tinggal sebatang kara. Sementara sang isteri kedua, Jariyah, 65, tinggal di rumah berbeda.

”Jenazah Suwarjo ditemukan oleh keluarganya tadi siang,” tutur Kapolsek Pengadegan AKP Susilo, Sabtu sore (16/1).

Susilo menambahkan, berdasar keterangan Jariyah, ia mencari rumput tidak jauh dari rumah Mbah Warjo. Jariyah sempat memanggil-manggil suaminya, tapi tidak ada jawaban.

”Jariyah melanjutkan mencari rumput dan setelah selesai langsung pulang,” ujar Susilo.

Pada Jumat sore (15/1), Jariyah kembali mencari rumput di depan rumah Mbah Warjo. Jariyah memanggilnya, tapi lagi-lagi tidak ada jawaban.

Sebelum pulang, Jariyah sempat memungut baju Mbah Warjo yang yang teronggok di didepan rumahnya. Dan menggantungkan di tiang rumah.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Merasa ada yang tidak seperti biasanya, Sabtu siangnya, Jariyah mengajak tetangganya, Suminah, 46 mengecek rumah Mbah Warjo. Saat itulah Jariyah dan Suminah mencium bau busuk dari dalam rumah.

Merasa curiga, Suminah membuka paksa pintu rumah yang terkunci. Mereka mendapati Mbah Warjo sudah tidak bernyawa. Dan jasadnya yang tergeletak di samping tempat tidur mulai membusuk.

Setelah mendapat laporan, petugas Polsek Pengadegan bersama Inafis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan TKP. Dan bersama dokter Puskesmas Pengadegan melakukan pemeriksaan jenazah korban.

Hasil pemeriksaan bersama dr Bunga Wiharning Setia dari Puskesmas Pengadegan, diduga korban meninggal dunia sudah lima hari sebelum ditemukan. Hal itu diketahui dari kondisi mayat yang sudah mulai membusuk dan ukuran larva di jenazah tersebut.

“Tidak ada tanda penganiayaan di tubuh korban. Diduga korban meninggal dunia akibat sakit dan tidak diketahui keluarganya karena tinggal seorang diri di rumah,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat penyakit asma sejak masih muda. Korban sudah tidak bisa beraktivitas normal akibat asma yang sering kambuh. 

Bahkan korban sering melakukan pemeriksaan di Puskesmas Pengadegan akibat asma yang dideritanya. ”Setelah dilakukan pemeriksaan jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Susilo. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: