Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kegempaan Gunung Merapi Meningkat, Deformasi 2 cm/Hari

Kegempaan Gunung Merapi Meningkat, Deformasi 2 cm/Hari

  • calendar_month Sab, 24 Okt 2020

BNews–JOGJA– Aktifitas Gunung Merapi yang berlokasi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakrta terus meningkat dalam kurun waktu satu minggu terakhir. Hal ini disampaikan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui laporan minggu 16-22 Oktober 2020.10.23

Dalam laporan tersebut terdapat peningkatan intensitas kegempaan Gunung Merapi. Hal tersebut meningkat dibandingkan pada Minggu sebelumnya.

“Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu,” ujar Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, Jumat (23/10/2020).

Ia menyebutkan, dalam minggu ini kegempaan Gunung Merapi tercatat 167 kali gempa Hembusan (DG), 63 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 433 kali gempa Fase Banyak (MP); 23 kali gempa Low Frekuensi (LF), 170 kali gempa Guguran (RF), dan 16 kali gempa Tektonik (TT).

Sementara, dari sisi deformasi atau perubahan bentuk permukaan tubuh Gunung Merapi, pada minggu ini menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 2 cm/hari.

Jarak tunjam electronic distance measurement (EDM) di sektor barat laut dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.044,183 m hingga 4.044,319 m; dan dari BAB ke reflektor RB2 pada kisaran 3.858,663 m hingga 3.858,759 m. Baseline GPS Pasarbubar – Jrakah berkisar pada 5.384,47 m hingga 5.384,48 m.

Hanik menerangkan, pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 23 mm/jam selama 45 menit di Pos Kaliurang pada 16 Oktober 2020.

“Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi,” imbuhnya.

Secara visual, cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan siang hingga sore hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal dengan tekanan lemah. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less