Kehabisan Oksigen, Rebingan Tewas Saat Kuras Sumur Sedalam 9 Meter

BNews—PURWOREJO—Seorang warga Desa Semono, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, bernama Rebingan tewas saat menggali sumur. Diduga, korban kehabisan oksigen saat berada di kedalaman sembilan meter di bawah tanah.

Berdasarkan informasi yang himpun, korban bersama rekannya Waluyo, Endro dan Samidi diminta untuk membuat sumur milik warga. Tepatnya di Desa Surensari, Kecamatan Bagelen pada Jumat sore (30/10).

”Mereka sudah sembilan hari bekerja dan tingga proses akhir,” kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo Imam Tjiptadi, Minggu (1/11).

Imam menjelaskan, para tukang sudah membuat sumur dengan galian berkedalaman sembilan meter. Sehingga, tinggal melakukan pengurasan lumpur.

”Sebelum sumur digunakan, lumpur harus dikuras dulu,” jelasnya.

Tugas menguras lumpur diserahkan kepada Rebingin. Korban kemudian turun ke dalam untuk melakukan pekerjaan tersebut.

”Saat berada di dalam sumur, korban mengalami sesak nafas dan berteriak meminta tolong kepada rekan-rekannya,” ungkapnya.

Loading...

Saat itu, korban terlihat berusaha untuk naik. Namun badannya lemas sehingga kembali jatuh ke dasar sumur.

Waluyo kemudian turun untuk menolong korban. Akan tetapi, belum sampai dasar, ia mengeluhkan sesak nafas dan badan mulai lemas.

”Waluyo berhasil naik dan pingsan setelah sampai permukaan,” ucapnya.

Endro dan Samidi kemudian meminta pertolongan warga dan melaporkan insiden tersebut ke pemerintah desa serta kantor polisi setempat. Petugas kemudian menghibungi BPBD dan Basarnas Jogjakarta untuk melakukan proses evakuasi.

”Korban berhasil diangkat dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Kemudian korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: