Kemenkeu Lanjutkan Program BLT UMKM 2021, Begini Cara Pengajuannya

BNews–NASIONAL-– Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM kembali dijalankan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI). Dimana sebelumnya, program ini sudah dijalankan sejak 2020 lalu.

Perbedaannya, untuk tahun ini dana yang digelontorkan lebih kecil dibanding tahun lalu. Tahun lalu, dana yang disalurkan sebesar Rp 2,4 Juta, sedangkan untuk tahun ini turun menjadi Rp 1,2 juta.

Perpanjangan pelaksanaan program ini sebenarnya memang tidak direncanakan sebelumnya.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani pada Jumat (5/3).

“Tambahan BPUM di 2021 ditetapkan pemerintah sebesar Rp1,2 juta, dan direncanakan sudah bisa dilaksanakan Kementerian Koperasi (Kemkop) dan UKM di bulan Maret ini. Sebelumnya belum ada rencana tersebut, ini baru diputuskan pemerintah untuk dapat tambahan program di 2021 bagi UMKM,” tutur Askolani.

Terlepas dari berapapun besaran dana yang akan disalurkan, para pelaku UMKM yang menunggu program ini terlaksana perlu memahami beberapa ketentuan dari program ini.

Yang pertama, syarat penerima program BLT UMKM adalah sebagai berikut:

  • 1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  • 2. Disertai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • 3. Pemilik usaha mikro beserta buktinya (surat usulan calon penerima dan pengusul BLT UMKM beserta lampirannya).
  • 4. Tidak sedang menjadi debitur dari perbankan atau KUR.
  • 5. Bukan PNS, TNI/Polri, Pegawai BUMN/BUMD atau sejenis instansi pemerintahan lainnya.
  • 6. Khusus pemilik usaha mikro yang domisili KTP dan domisili usahanya berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Yang kedua, sebelum mendaftar, perlu juga diperhatikan ketentuan berikut ini:

1. Calon penerima BLT UMKM harus diusulkan oleh pengusul UMKM yang terdiri dari: (1) Dinas yang membidangi koperasi dan UKM, (2) koperasi yang sah sebagai Badan Hukum, (3) Kementerian/lembaga, dan (4) bank atau perusahaan yang terdaftar dalam OJK.

2. Pengusul tersebut menyampaikan data usulan calon penerima BLT UMKM pada penanggung jawab BLT UMKM secara sekaligus atau bertahap, terdiri atas: (1) NIK, (2) nama lengkap, (3) alamat tempat tinggal (KTP), (4) bidang usaha, dan (5) nomor telepon/HP.

Yang terakhir adalah cara daftar BLT UMKM, yakni sebagak berikut:

1. Buka laman berikut: https://oss.go.id/portal/informasi/content/panduan_mikro_kecil (KLIK)

2. Lalu login akun yang sudah dimiliki pada OSS v1.1 lewat link -> https://oss.go.id (KLIK)

3. Klik Perizinan Berusaha -> Klik Perseorangan -> kemudian pilih satu dari pilihan berikut:

  • A) Skala usaha mikro: klik Pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) Perseorangan Mikro.
  • B) Skala usaha kecil: klik Pendaftatan NIB Perseorangan Kecil.

Lalu, untuk proses NIB dan izin usaha:

1) Formulir Data Profil: Lengkapi data/informasi yang masih kosong, kemudian simpan dan lanjutkan.

2) Formulir Data Usaha: klik Tambah Usaha, lalu lengkapi data sesuai formulir tersebut, kemudian simpan dan lanjutkan. *Catatan: sebelum melanjutkan, bagi yang memiliki usaha lebih dari satu, silakan tambahkan usaha tersebut dengan kembali klik Tambah Usaha dan lakukan cara pengisian serupa, baru simpan dan lanjutkan.

3) Formulir Komitmen Prasarana Usaha, khusus usaha skala kecil dapat mengajukan permohonan Izin Lokasi dan Izin Lingkungan, kemudian lanjutkan.

4) Pada laman draft NIB dan Izin Usaha, dapat dilihat rangkuman data NIB dan Izin Usaha yang telah diisi dan dapat melakukan preview draft NIB, Izin Lokasi, Izin Lingkungan, dan Izin Usaha -> beri centang pada kotak disclaimer -> klik proses NIB.

5) Pada laman Output NIB dan Izin Usaha, dapat dilihat cetakan NIB, Izin Lokasi, Izin Lingkungan, dan Izin Usaha. Izin Usaha dapat dicetak dalam format QR berisi data rinci melalui tombol Preview Izin Usaha QR.

Untuk pencairan dana BLT UMKM, siapkan berkas-berkas berikut:

  • 1. Buku tabungan
  • 2. Kartu ATM dan identitas diri
  • 3. Melengkapi dokumen, terdiri atas: Surat Pernyataan, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dan atau Kuasa Penerima dana BLT UMKM.

Pencairan dana BLT UMKM dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: