Keren…Siswa Kelas II SD Asal Dukun Ini Jago Mendalang

BNews–DUKUN– Darah seni sudah mengalir ditubuhnya. Bagaimana tidak, meski baru berusia delapan tahun, Martinus Anggoro Tri Purbono ini begitu akrab dengan dunia pewayangan. Bahkan, kini dia telah ditasbihkan menjadi dalang cilik.
Berbagai lakon pewayangan sudah berhasil dikuasinya. Untuk ukran bocah seusianya, pemahaman wayangnya dipastikan mengalahkan puluhan bahkan ratusan ribu orang di Kabupaten Magelang.
Anak ketiga dari pasangan seniman jawa FX.Sutopo Hp dan MF. Titik Murpanjang HP ini kini menjelma jadi dalang cilik. Siswa kelas II SDKanisius Sumber,Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang ini hanya bercita-cita supaya wayang tidak diklaim oleh negara lain mengingat di negaranya sendiri kini sudah mulai ditinggalkan.
Darah seni yang mengalir di tubuhnya memang sangat kuat. Ayahnya pengrawit , Ibu dan kedua Kakak perempuannya yang menjadi sinden. “Goro memilih menjadi Dalang Wayang Kulit atas kemaunnya sendiri. Belajar secara otodidak dengan melihat Kaset Wayang Kulit,serta sering di ajak orang tuanya saat pagelaran wayang kulit menjadi dasar Goro bisa menjadi Dalang Cilik saat ini,” kata Sutopo sang ayah.
” Sejak kecil memang sudah seneng mendalang dengan wayang mainnanya dan menonton kaset wayang kulit yang kami belikan untuknya,” terang Sutopo ayahnya.
Dengan keluguannya, Goro mengaku hanya ingin meniru kakeknya yang juga pedalang. Ah, sudahlah mungkin bagi orang cita-citanya kecil. Tapi bagi kebudayaan keinginannya begitu  luhur.
Terakhir Goro pentas saat pagelaran selapanan rutin Wayang Kulit di Panggung Pentas Gemilang di Muntilan, Sabtu malam (18/2). Dia tampil didepan sejumlah pejabat di Kabupaten Magelang.
Sutopo ayah Goro sekaligus pelaku seni di kabupaten Magelang  menuturkan harapan kepada Dinas terkait. ” Semoga bisa memberikan perhatian untuk mengembangkan potensi yang sudah ada dari Goro ,mau seperti apa bentuk perhatiannya silahkan dan khususnya untuk  kesenian Wayang Kulit di Magelan mungkin salah satunya dengan adanya sanggar wayang kulit agar anak anak bisa belajar soal Wayang Kulit.” (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: