Korban Hilang di Secang Ditemukan Berjalan Tanpa Baju dan Hanya Ditutup Karung

BNews—SECANG—Kabar mengejutkan datang dari Secang Magelang Kamis malam (20/8/2020). Eksan Aji Saputra, 30, warga Prayan Desa Pucang Secang Magelang yang dikabarkan hilang telah diketemukan dalam kondisi selamat.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto membenarkan penemuan Eksan tersebut. “Benar ditemukan sekitar pukul 22.30 wib Kamis (20/8/2020), ” katanya.

Saat ditanya kondisi korban, Edi mengatakan dalam kondisi hidup. “Alhamdulillah masih sehat namun sedikit bingung, ” ujarnya.

Korban ditemukaan saat sedang berjalan dari belakang MTS Pucang dengan menutupi tubuhnya dengan karung. “Pertama ditemukan oleh Utoro warga Desa Pucang. Lokasi penemuan berada di Gudang Asbes dekat dengan Lapangan Desa Pucang, Kec. Secang, yang berjarak ±1,5 km dari lokasi diduga Eksan hilang, ” paparnya.

“Saat ditemukan yang bersangkutan dengan kondisi lemah dan tidak memakai baju, hanya memakai karung, ” Ungkapnya.

“Eksan saat ini sedang dilakukan pengecekan kesehatan oleh Puskesmas Secang 2,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan Eksan Aji Saputra, 30, hilang setelah pamit mandi di sungai Grogoyudan Rabu siang (19/8/2020). Ratusan Petugas Gabungan dikerahkan dalam proses pencarian tersebut.

Eksan setiap harinya bekerja menjadi tukang parkir di Pasar Pucang. “Dia setiap kali memang pergi ke sungai Grogoyudan untuk mandi. Dan Rabu siang ia pergi ke sungai tersebut sekitar pukul 14.00 wib dengan jalan kaki,” ujar Kusworo tetangga korban.

Menurut keterangan ibunya, lanjut Kusworo bahwa Eksan setelah pulang dari pasar pamit mau mandi di pancuran sungai di Dusun KR.Wetan Desa setempat, karena memang setiap harinya kesitu.

“Ayahnya Suparno sempat menyusul karena alat mandi sudah dibawah Eksan. Saat disusul Eksan tidak ada lokasi, ayahnya mandi dengan alat mandi yang dibawa eksan tergelatak di bawah pancuran,” imbuhnya.

Ayahnya tanpa curiga sedikitpun mandi seperti biasa dan selesai langsung pulang ke rumah. “Waktu semakin sore Eksan juga tak kunjung pulang ke rumah. Hingga waktu mahrib dan semakin petang pihak keluarga baru sadar anaknya belum pulang,” ujarnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: