Lebih Dekat dengan “Pak Babin”, Anggota Polres Purworejo yang Kreatif

BNews—PURWOREJO—  Di dunia maya, baru baru ini bermunculan video seorang polisi lucu yang memiliki cirikhas konyol namun memberikan pesan positif. Ternyata Namanya adalah Brikpa Herman yang saat ini bertugas di Polres Purworejo bagian humas.

Di dunia Maya, dia dikenal dengan sebutan “Pak Babin” kepanjangan Babinkamtibmas. Setiap video yang dia buat selalu viral dan banyak dibagikan oleh nitizen karena kocak namun memiliki pesan yang mendalam.

Terakhir, Bripka Herman mengunggah video tentang seorang anak kecil yang menangis karena ditinggal ayahnya mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta. Video yang dikemas unik itu akhirnya viral sesuai harapannya.

Bahkan, Gubernur Ganjar Pranowo juga terkesan dengan ide krearif Bripka Herman ini. Beberapa kali Ganjar mengupload video hasil kreasinya.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Ganjar pun akhirnya bertemu dengan Bripka Herman saat pulang ke Purworejo, akhir pekan lalu.  “Oh ini to artisnya Purworejo. Ancen bener (memang benar), ternyata sampeyan ki rodo wagu, ning kreatif (ternyata kamu itu agak aneh, namun sangat kreatif,” kata Ganjar menyapa Bripka Herman sambil menyalaminya.

Selain Bripka Herman, sejumlah pemain utama dalam video-video pak Babin juga dihadirkan. Diantaranya penjual warung dan pak Dul Kemit yang hendak berangkat ke Jakarta. Semua pemain dalam video tersebut sebagian besar adalah anggota Polres Purworejo. “Jadi semua ini anggota polisi ya? Keren sekali, kreatif,” puji Ganjar.

Ganjar mengatakan bahwa apa yang dilakukan Bripka Herman bersama anggota Polres Purworejo lainnya sangat kreatif. Menurutnya, cara pendekatan kepada masyarakat dengan cara ini sangat tepat.

“Namun agak kepanjangan, jadi kurang instagramable. Saya sudah telpon pak Kapolres, saya mau protes. Eh ini malah ketemu langsung dengan para pemainnya,” kritiknya.

Ganjar mengatakan, banyak video-video yang diunggah Bripka Herman sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Ini memberikan penjelasan damai di masyarakat, bagaimana cara orang saling menghormati di bulan puasa, mana yang boleh ditiru dan tidak boleh ditiru masyarakat, semua diajarkan,” tegasnya.

Ganjarpun yang penasaran, bertanya pula siapa yang punya ide pembuatan video-video itu. Dengan malu, Bripka Herman mengatakan bahwa itu ide darinya. “Itu ide dari saya, juga dibantu tim. Ide-ide itu didapat dari serawung dengan masyarakat, melihat kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar,” terang Herman.

Herman mengatakan, setelah videonya viral, banyak masyarakat yang ingin berfoto bersamanya. Selain itu, Bripka Herman yan sebelumnya dipanggil pak Herman, sekarang lebih dikenal dengan sebutan Pak Babin. Sukses terus pak Babin. (bn1/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: