PKL Lapangan drh. Soepardi Magelang Bakal Punya Lapak Baru, Ditarget Rampung Sebelum 17 Agustus
- calendar_month 11 jam yang lalu

Bupati Magelang pelatakan batu pertama pembangunan lapak PKL di sekitar Lapangan drh. Soepardi Sawitan
BNews-MAGELANG– Para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Lapangan drh. Soepardi, Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, segera memiliki tempat berjualan yang lebih nyaman, tertata, dan layak.
Pemerintah Kabupaten Magelang menyalurkan dana mitra Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk pembangunan lapak PKL sebagai bentuk pemberdayaan pelaku usaha kecil sekaligus upaya penataan kawasan ruang publik.
Ketua Paguyuban PKL Barokah drh. Soepardi, Suhardi, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan lapak yang telah lama dinantikan para pedagang.
“Alhamdulillah, setelah sekian lama akhirnya pembangunan lapak ini dapat terlaksana berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Magelang dan para mitra TJSL. Semoga para pedagang semakin tertib, usahanya semakin maju, dan kawasan ini menjadi lebih nyaman bagi masyarakat,†ucapnya saat mengikuti seremoni peletakan batu pertama pembangunan lapak PKL tersebut, Jumat (17/7/2026).
Melalui pembangunan lapak tersebut, Pemerintah Kabupaten Magelang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang publik yang tertata, mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
36 Lapak PKL Dibangun di Lapangan drh. Soepardi
Pembangunan lapak PKL di Lapangan drh. Soepardi merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Magelang dengan sejumlah perusahaan dan institusi melalui program TJSL.
Program tersebut menjadi wujud kepedulian bersama dalam mendukung penataan kawasan publik sekaligus meningkatkan pemberdayaan pelaku usaha kecil.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Nanang Triagung Edi, menjelaskan pembangunan lapak tersebut merupakan bagian dari penataan kawasan Lapangan drh. Soepardi sebagai ruang terbuka hijau sekaligus wajah ibu kota Kabupaten Magelang.
“Sebanyak 36 lapak semi permanen akan dibangun dan diperuntukkan bagi anggota Paguyuban PKL Barokah yang selama ini telah berjualan di kawasan tersebut dan pembangunan ditargetkan rampung sebelum 17 Agustus 2026, sehingga kawasan sudah tertata dengan baik saat peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” jelasnya.
Nanang berharap, keberadaan lapak baru tersebut dapat menjadikan kawasan Lapangan drh. Soepardi lebih nyaman, bersih, dan tertib.
Selain menjadi tempat aktivitas masyarakat untuk berolahraga maupun bersantai, kawasan tersebut juga diharapkan mampu mendukung perkembangan ekonomi para pelaku UMKM.
Bupati Magelang Apresiasi Dukungan Mitra TJSL
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah berpartisipasi dalam pembangunan lapak PKL tersebut.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga institusi pelayanan kesehatan menunjukkan bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah memberikan dukungan nyata. Semangat gotong royong seperti inilah yang ingin terus kita bangun untuk mewujudkan Kabupaten Magelang yang semakin maju,” ujar Grengseng.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada RSU Aisyiyah dan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yang turut berkontribusi dalam pembangunan lapak PKL.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Menurut Grengseng, dukungan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan utama masing-masing institusi, tetapi juga melalui keterlibatan dalam pembangunan daerah.
Ia berharap pembangunan lapak PKL tersebut tidak hanya menjadi solusi penataan pedagang, tetapi juga menjadi awal munculnya berbagai kolaborasi baru dalam menyelesaikan persoalan pembangunan di Kabupaten Magelang.
“Kami berharap komunikasi dan kerja sama ini terus berlanjut. Tidak hanya pada kegiatan hari ini, tetapi juga dalam berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pedagang Diminta Jaga Kebersihan dan Fasilitas
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Magelang juga mengingatkan para pedagang untuk ikut menjaga kebersihan, ketertiban, serta fasilitas yang telah dibangun.
“Keberhasilan penataan kawasan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada komitmen para pedagang dalam merawat lingkungan usahanya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Promosi Kemitraan dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Nugroho Agung Prabowo, mengatakan pembangunan lapak PKL menjadi bentuk komitmen para mitra TJSL dalam mendukung pembangunan Kabupaten Magelang.
“Harapannya nanti sinergi antar mitra dapat terus berkembang dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,†kata dia.
Acara peletakan batu pertama pembangunan lapak PKL tersebut turut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang David Rudiyanto, mitra Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), jajaran perangkat daerah, serta perwakilan Paguyuban PKL Barokah. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar