Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Libur Lebaran, Tempat Wisata, Pasar Dan Toko Modern Di Kota Magelang Tetap Buka

Libur Lebaran, Tempat Wisata, Pasar Dan Toko Modern Di Kota Magelang Tetap Buka

  • calendar_month Jum, 7 Mei 2021

BNews–KOTA MAGELANG– Tempat wisata yermasuk toko modern dan pasar akan tetap dibuka oleh Pemerintah Kota Magelang selama liburLebaran 1442 Hijriah. Akan tetapi, Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz memastikan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 diberlakukan secara ketat.

“Tempat wisata tetap kita buka, tapi pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas. Pasar juga sama. Kita ketatkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Aziz, Kamis (6/5/2021).

Aziz melanjutkan, tahun ini memang masih sama dengan tahun lalu karena pandemi Covid-19 belum mereda. Sesuai ketentuan pemerintah pusat, ada larangan-larangan yang harus dipatuhi guna mencegah penyebaran virus tersebut.

 “Tidak boleh (mudik) kecuali terpaksa, dan (kalau ada pemudik yang sudah tiba) kita periksa secara persuasif, hasil swab-nya bagaimana. Kalau negatif ya masuk, kalau positif ya diisolasi. Kita kan tidak mungkin nyuruh mereka balik semua,” ungkap Aziz.

Aziz berharap, para perantau asal Kota Magelang untuk tidak perlu mudik terlebih dahulu. Larangan mudik juga berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Magelang dan keluarganya. Jika ada yang nekat, maka akan diberikan sanksi sesuai peraturan kedisiplinan ASN.

“Pasti ada sanksi kalau ada ASN yang mudik. Sanksi administratif. Ini sudah perintah dari atas,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga melarang kegiatan takbir keliling di wilayahnya. Sedangkan shalat Idul Fitri masih diperbolehkan digelar masyarakat di masjid-masjid namun wajib menyesuaikan kapasitas.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Pihaknya berharap kasus Covid-19 Kota Magelang semakin menurun. Saat ini hampir semua kelurahan di wilayah ini sudah tidak ada zona merah. “Sudah tidak ada zona merah, adanya zona kuning dan hijau. Ada 8 kelurahan yang sudah hijau. Sisanya sudah kuning,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kapolres Magelang AKBP R Fidelis Purna Timoranto, operasi Ketupat Candi 2021 pihaknya bersama intansi terkait menerjunkan sebanyak 533 personel. Mereka akan bertugas di pos-pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu di wilayah ini.

“Kita dirikan 6 pos, diantaranya 2 pos sekat imbangan di simpang trio dan kebonpolo, dan 1 pos pantau sekat di Pakelan. Pos terpadu di terminal, pos pelayanan di Gardena, pos pengamanan di Shoping, termasuk di Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang,” sebut Fidel.

 Fidel melanjutkan, titik prioritas di pos pelayanan sesuai instruksi Kapolri. Pelayanan yang dimaksud adalah cara mengendalikan persebaran Covid-19. Pihaknya juga akan mengecek administrasi pengendara bermotor terutama dari arah luar kota, dan apabila ditemukan pengendara yang tidak memiliki kelengkapan administrasi maka akan dites swab antigen dan Genose.

“Kita sudah laksanakan itu sejak 25 April 2021 di 3 titik, titik penyekatan dan di pos terpadu,” jelasnya.

Ia menegaskan, semua kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan akan dipantau. Pihaknya pun melarang kegiatan takbir keliling, termasuk prepegan (puncak keramaian masyarakat menyambut lebaran) dan shalat idul fitri yang tidak menerapkan prokes. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan show of force kendaraan dinas dari Polri, TNI, dan Pemerintah Kota Magelang keliling Kota Magelang. (*)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less