Mantap! Polisi Sita 5.484 Butir Pil Koplo, Pengedar Terancam Denda Rp8 Miliar

BNews—JOGJAKARTA— Kepolisian Resor Bantul Jogjakarta berhasil menyita 5.484 butir pil koplo dan tembakau gorila. Barang haram ini disita dari lima tersangka dari operasi yang digelar hingga pertengahan Maret 2021.

Kasat Resnarkoba Polres Bantul AKP Archye Nevada mengatakan, kelima tersangka tersebut diamankan sampai pertengahan Maret 2021 dari tiga kasus yang berbeda. Mereka adalah MFA, 18; KPF, 21; AF, 21; CG, 24; dan AS, 22.

”Selama ini kelima pelaku diketahui sebagai pengedar narkotika maupun psikotropika,” kata Archye, Kamis (18/3).

Dari kasus yang terjadi, satu kasus penyalahgunaan pil koplo berlambang huruf Y diamankan sebanyak 5.484 butir dari tiga pelaku; yakni KPF, AF, dan CG. Sebelum tertangkap, ketiganya berhasil menjual 36 ribu pil berlambang huruf Y ke orang lain.

Sementara tersangka MFA diamankan petugas setelah tertangkap menjual tembakau gorila seberat 130,21 gram. Barang tersebut sebelumnya disimpan dalam bungkus kopi dan teh yang berada di tempat tinggalnya. 

Sedang tersangka AS ditangkap dan diamkan karena mengedarkan 29 pil Alprazolam dan Riklona. Menurutnya, para tersangka mengaku terpaksa menjadi pengedar karena iming-iming keuntungan yang besar.

”Kebanyakan para pelaku melakukan pembelian secara daring dan dijual kembali melalui media sosial,” ujarnya.

Dari perbuatannya itu, tersangka KPF, AF, dan CG dijerat dengan pasal 196 UU Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara sepuluh tahun dengan denda Rp1 miliar. Selanjutnya tersangka AS dikenai pasal 62 UU Psikotropika dengan hukuman penjara paling lama lima tahun dengan denda maksimal Rp100 juta.

Sedang MFA yang menjual tembakau gorila dijerat pasal 112 ayat 1 UU Narkotika. Ancaman penjara paling singkat empat tahun atau paling lama 12 tahun dengan denda Rp8 miliar. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: