Matikan Listrik Se Kampung, Begini Suasana Merti Dusun di Salaman

BNews—SALAMAN—Suasana syahdu bercahayakan lampu minyak rayakan kegiatan Merti Dusun di Dusun Demangan Desan Kebonrejo Kecamatan Salaman. Di tengah jalan kampung warga berkumpul untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua Pemuda Dusun Demangan, Khoirul Anwar mengatakan konsep remang-remang dengan mematikan semua lampu dan hanya bercahayakan lampu minyak memang sudah dipersiapkan. “Kami ingin menunjukan suasana malam bercahaya lampu minyak. Dengan harapan agar kegiatan merti dusun berjalan hikmat,” katanya saat dihubungi Borobudurnews.

Berbagai macam kegiatan sudah dijalani, mulai pengajian sampai makan bersama dengan cara unik. “Kami sediakan menu makanan berupa klubanan ditaruh dalam ancak. Dan ancak-cank tersebut di taruh di tengah sepanjang jalan yang dikepung oleh pawa warga dengan duduk lesehan,” imbuhnya.

KEREN: Suasana Syahdu diikuti seluruh masyarakat Dusun Demangan Desa Kebonrejo Salaman dalam merti dusun (9/10)--(Foto:Istimewa)
KEREN: Suasana Syahdu diikuti seluruh masyarakat Dusun Demangan Desa Kebonrejo Salaman dalam merti dusun (9/10)–(Foto:Istimewa)

Sementara Kepala Dusun Demangan, Rochmad menambahkan bahwa Merti Dusun sering disebut juga bersih Dusun. “Hakikatnya adalah simbol rasa syukur masyarakat kepada Yang Maha Kuasa atas limpahan karunia yang diberikan-Nya. Karunia tersebut bisa berwujud apa saja, seperti kelimpahan rezeki, keselamatan, serta ketentraman dan keselarasan hidup,” tambahnya.

Selain sebagai ucap syukur, kegiatan ini disebutkan juga untuk menyatukan masyarakat agar selalu Guyub rukun dalam hidup bermasyarakat. “Kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahun yaitu di tanggal 10 Sapar,” sebutnya.

Loading...

“Semoga kegiatan ini bisa terus dilestarikan oleh masyarakat pada umumnya. Dan jangan sampai terkikis perkembangan jaman,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: