Mayat yang Ditemukan di Perkebunan di Mungkid Ternyata Tewas Karena Ini

BNews—MUNGKID—Penemuan mayat di sebuah kebun di Sawitan Kecamatan Mungkid kemarin Sabtu (7/9) akhirnya terungkap. Korban meninggal dunia disebabkan karena dehidrasi.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Mungkid AKP Adhi, yakni setelah di evakuasi dan di otopsi di RSUD Muntilan ditemukan penyebab kematiannya. “Berdasarkan keterangan Dr Agus dan Dr Wahyu Wijayanto dari UGD RSUD Muntilan yang menangani, penyebab korban meninggal karena dehidrasi,” katanya (9/9).

Korban diketahui bernama Sunhaji, 41 warga Bayanan Kulon, Desa Pasuruan, Kecamatan Mertoyudan. “Meskipun saat penemuan mayat tersebut tidak ditemukan identitas diri. Namun Tim Inafis Polres Magelang dengan menggunakan Terdetect Gun alat IPS bisa mendapatkan identitas mayat tersebut,” imbuhnya.

Setelah diketahui identitas mayat tersebut, Petugas mencoba mengkorek latar belakang mayat tersebut. “Didapatkan informasi bahwa korban sedang mengalami gangguan kejiwaan. Dimana sehari sebelumnya terlibat kecelakaan di sekitar Dusun Pangenan dan dibawa ke Puskesmas oleh masyarakat. Namun, yang bersangkutan tidak mau dirawat dan langsung lari meninggalkan Puskesmas hingga akhirnya ditemukan sudah meninggal di perkebunan ketela,” papar AKP Adhi.

BACA JUGA : WARGA DIGEGERKAN PENEMUAN MAYAT DI SEBUAH KEBUN DI SAWITAN

Sebelumnya diberitakan  bahwa warga digemparkan dengan penemuan mayat di sebuah kebun ketela di Dusun Sawitan Kecamatan Mungkid sekitar pukul 11.00 wib Sabtu (7/9). Dimana saat pertama kali ditemukan dikiranya ada orang tidur, namun saat dipastikan ternyata meninggal dunia.

 “Saya kira dia tertidur namun setelah saya dekati bermaksud membangunkan ternyata orang tersebut  diam saja dan diketahui meninggal dunia,” terang Sutikno warga yang menemukan pertama kali saat dimintai keterangan  petugas.

Selanjutnya penemuan tersebut dilaporkan ke kepala lingkungan dan petugas jaga Damkar dilanjutkan laporan ke Polsek Mungkid. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: