Melahirkan di Kos Sendirian, Janda Montok Asal Jogja Langsung Buang Bayinya

BNews—JOGJAKARTA— Seorang janda berinisial FA, 32, nekat membuang bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan di luar kamar kosnya di Bokoharjo, Prambanan, Jogjakarta. Warga Jogotirto, Berbah, Sleman, tega membuang bayi berusia beberapa menit ini karena tak memiliki uang untuk merawat.

Beruntungnya, bayi mungil dengan berat 2.550 gram dan panjang 47 sentimeter ini masih dalam keadaan hidup dan sehat. Perisiwa ini terjadi pada Kamis petang (4/3).

Temuan tersebut sontak mengagetkan warga sekitar dan para penghuni kos tempat ibu kandung bayi tinggal. Saat ditemukan, bayi ini diletakkan dalam boks di luar rumah kos.

”Kondisinya masih utuh dengan ari-ari karena baru saja dilahirkan,” kata Kapolsek Prambanan Kompol Rubiyanto, Minggu (7/3).

Ia menjelaskan, bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh pemilik kos, Tina Sulistiyawati, 45. Awalnya, saksi tengah menjemur pakaian dan mendengar suara tangisan bayi. Karena curiga ia mencari asal suara bayi di sekitar rumah kos. 

Dengan mengajak penghuni kos lainnya, saksi menyisir sepanjang rumah kos miliknya. Di pojok bangunan kos-kosan, saksi terkejut melihat bayi berada di sebuah boks yang digunakan untuk menaruh barang bekas. Bayi itu langsung dievakuasi dan dia kemudian melapor ke Mapolsek Prambanan. 

”Kondisi bayi pada waktu ditemukan dalam posisi telanjang tanpa alas kain dan tali pusar masih ada. Juga masih ada darah,” jelas Rubiyanto.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Mendapat laporan itu, petugas piket Polsek Prambanan lantas datang ke lokasi untuk melakukan olah kejadian perkara (TKP). Guna menghindari hal tidak diinginkan, bayi lalu dibawa ke RS Bhayangkara Polda DI Jogjakarta.

Kanit Reskrim Polsek Prambanan Iptu Tito Satria Perdana menambahkan, polisi langsung melakukan penyelidikan di lapangan usai kejadian itu. Pihaknya kemudian melakukan interogasi terhadap penghuni kos yang dicurigai sebagai ibu kandung dari anak tersebut. 

Polisi pun sempat menanyai FA. Saat itu dia membantah membuang bayi tersebut.

Polisi tak hilang akal. Dia terus dicecar pertanyaan hingga akhirnya mengakui sudah membuang bayi tersebut hasil hubungan dengan kekasihnya.

”Kami curiga dengan FA karena kita temukan bekas darah di kakinya. Para penghuni kos tidak ada yang tahu kalau FA hamil karena badannya gemuk. FA melahirkan sendirian di dalam kamarnya,” ujar Tito Satria. Pelaku pun kemudian dibawa ke rumah sakit karena kondisinya sangat lemah. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: