Mengaku Perempuan di Facebook, Pelaku ini Rampok Korban Saat Ketemuan di Sleman

BNews–SLEMAN– Nasib apes melanda seorang pemuda berusia 30 tahun di Jogja. Niat hati jumpa darat dengan seorang perempuan di Sleman yang dikenalnya di facebook, namun ternyata malah dirampok,

Korban diketahui bernama Dion Sasikirono, 30, warga Kota Gede Jogja yang dirampas handphonenya oleh dua orang pria di Sleman. Dan usut punya usul, salah satu pelaku ini adalah yang menyamar sebagai perempuan di media sosial facebook dan menipu korban.

Pelaku ini HF, 25, warga Pakem Sleman yang mengaku menjadi seorang perempuan di media sosial facebook. Sedangkan satu lagi rekannya DR, 23, warga Gantiwarno Klaten membantu HF menganiaya dan mengambil uang Rp 1 juta milik korban.

Kapolsek Pakem AKP Chandra Tulus Widiantoro membenarkan kejadian tersebut. “Namun kedua pelaku berhasil diamankan di lokasi berbeda setelah korban melaporkan kasus tersebut. HF kita amankan di Kalan Kaliurang sedangkan DR diamankan di Jalan Solo,” katanya kemarin (9/8/2020).

Untuk kronologi kejadian, dimana bermula pelaku ini mengajak ketemuan dengan korban, dengan posisi pelaku menyamar jadi seorang perempuan di facebook. Mereka sudah berkenalan melalui situs facebook tersebut.

Dari perkenalan di dunia maya ini, mereka intensif melakukan komunikasi. Hingga akhirnya mereka berjanji untuk bertemu di sebuah penginapan di Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Sleman.

Upaya menjebak korban dengan mengajak kencan ini cukup berhasil. Korban datang ke penginapan yang sudah dijanjikan tempatnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Saat itulah HF yang mengendarai sepeda motor memboncengkan DR langsung menabrak korban. HF mengaku sebagai suami dari perempuan yang diajak oleh korban janjian untuk berkencan.

“Itu hanya skenario pelaku, untuk menjebak korban dengan mengaku sebagai perempuan,” katanya.

Pelaku kemudian memboncengkan korban diikuti oleh DR. Mereka membawa korban ke tempat yang sepi untuk dianiaya.

Pelaku beberapa kali menghajar korban menggunakan tangan kosong dan helm sampai korban tidak berdaya.

Pelaku kemudian meninggalkkan korban dan membawa kabur handphone milik korban dan uang tunai senilai Rp1 juta. Korban yang mengalami luka memar ditolong warga dan dibawa ke rumah sakit. Korban akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Pakem.

Polisi yang mendapatkan laporan menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Dalam waktu kurang dari 24 jam, kedua pelaku bisa dibekuk di dua tempat terpisah.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman pidana 7 tahun penjara,” pungkasnya. (*/islh)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: