Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Menilik Masjid Mirip Ka’bah di Tidar Campur Kota Magelang

Menilik Masjid Mirip Ka’bah di Tidar Campur Kota Magelang

  • calendar_month Ming, 9 Apr 2023

BNews—MAGELANG— Sebuah bangunan menyerupai Ka’bah berdiri di Kampung Tidar Campur RT 01/RW 01, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang. Bangunan itu merupakan Masjid Ash-Shirath yang berdiri di atas tanah wakaf.

Dari kejauhan, Masjid Ash-Shirath nampak mirip dengan Ka’bah. Bangunan utama masjid berukuran 6 x 6,5 meter dan tinggi 5 meter, kemudian serambi berukuran 6,15 x 6, 5 meter. Masjid ini menjadi salah satu masjid ikonik di Kota Magelang.

Bangunan masjid ini dicat warna hitam dengan dengan tulisan-tulisan arab berwarna emas yang melingkar di tembok luar masjid. Selain itu, di sisi pojok kanan Masjid Ash-Shirath dibuat mirip Hajar Aswad. Masjid ini diresmikan oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito pada 24 April 2020 lalu.

Marbot Masjid Ash-Shirath, Sagiyo mengatakan bahwa peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut pada 27 Oktober 2019 selesai dibangun pada 23 April 2020.

”Saat bulan Ramadhan ini, masjid digunakan untuk salat tarawih warga RT 01 dan sebagian RT 05. Selain itu untuk kultum,” katanya saat ditemui di rumahnya, Jumat (7/4/2023).

Dia menjelaskan, kapasitas bangunan utama masjid bisa menampung sekitar 48-50 orang. Bagian serambi bisa menampung sekitar 50 orang. Selain bangunan utama dan serambi, di masjid ini juga ada tempat wudhu untuk putra dan putri.

Marbot (kiri) dan Imam (kanan) Masjid Ash-Shirath, di Kampung Tidar Campur, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang

Sagiyo menyebut, masjid ini dibangun untuk mendukung keberadaan Kampung Warna Warni. ”Saat itu, kalau banyak wisatawan yang hadir, kesulitan untuk salat. (Kami) prihatin karena tidak ada tempat ibadah kemudian warga berembuk,” ujarnya.

”Kemudian ada warga yang mewakafkan tanahnya. Selanjutnya (berunding) masjid mau dibangun seperti apa bentuknya karena tempat kita tempat wisata.  Dari remaja coba browsing dan menemukan pembangunan masjid mirip Ka’bah. Dirembuk dengan warga dan setuju. Dulunya tanah ini digunakan untuk kandang sapi, dibongkar dan dibuat masjid itu,” pungkasnya. (mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less