Menkes Soal Super Flu: Kalau Makan, Tidur dan Olahraga Cukup, Imunitas Baik Bisa Sembuh
- calendar_month Jum, 9 Jan 2026

Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir usai menghadiri peluncuran Program Studi Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter di Unimma, Kamis (8/1/2026). (foto: mta)
BNews–MAGELANG– Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan super flu H3N2 bukan virus baru. Virus ini bukanlah hal asing di dunia medis karena telah dikenal selama puluhan tahun.
Budi menyebut istilah super flu yang beredar merujuk pada varian K dari virus influenza A subtipe H3N2.
“Super flu ini sebenarnya nama virusnya H3N2. Ini sudah ada lama, dulu namanya influenza tipe A. Ini sudah ada puluhan tahun cuma ini ada mutasi baru (disebut) varian K,” kata Budi usai menghadiri peluncuran Program Studi Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter di Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma), Kamis (8/1/2026)
“Varian K ini memang menularnya lebih cepat. Tapi ini bukan virus baru seperti Covid, jadi tubuh kita sudah kenal, imun sistem kita sudah kenal,” sambungnya.
Budi menjelaskan bahwa hingga saat ini, Kementerian Kesehatan mencatat belum adanya laporan kematian akibat super flu.
Terkait upaya pencegahan, Budi mengingatkan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Perlu tidur yang cukup, makan yang cukup, olahraga cukup agar imun sistem kita bagus, kalau kena (super flu), kita bisa mengatasi sendiri. Selain itu, bila ada yang terserang batuk dan flu agar memakai masker agar tidak menular,” jelasnya.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menambahkan, perlu adanya langkah preventif yang harus ditingkatkan untuk mencegah berkembangnya virus super flu.
“Kita preventif harus ditingkatkan. Budaya sehat harus ditingkatkan, karena tinggal di negara beriklim tropis yang rentan terkena flu. Karenanya, imunitas perlu ditingkatkan,” imbuhnya.
Ia juga meminta masyarakat tidak panik, tetapi harus tetap menjaga imunitas tubuh. “Karena, bila panik, bisa menjadi kisruh dan menjadikan tidak rasional dalam menghadapinya,” pungkasnya. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar