Migrant Care Gandeng PKH di Magelang Gelar Vaksinasi Massal
- calendar_month Jum, 17 Mar 2023

Migrant Care Gandeng PKH di Magelang Gelar Vaksinasi Massal
BNews–MAGELANG-– Kembali vaksinasi massal digelar bersamaan di dua titik di wilayah Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang (16/3/2023). Yakni di Balai Desa Ngadirejo dan Aula Kantor Kecamatan Salaman.
Dalam kegiatan tersebut sekaligus dilaksanakan vaksinasi bagi lansia disabilitas dan kelompok rentan lain.
Kegiatan ini sekaligus percepatan vaksin bagi lansia dan kelompok rentan lainnnya. Program ini disuport oleh Kegiatan tersebut dilaksanakan berkat kerjasama AIHSP, Save The Children, Migrant Care, PKH Kecamatan Salaman, Puskesmas Salaman 1 dan Pemdes Ngadirejo.
Progam Officer Kabupaten Magelang dari Migrant Care, Tri Widyanto mengatakan untuk percepatan vaksinasi COVDI-19 terdapat sejumlah sasaran. Yakni Inklusif dengan sasaran utama masyarakat kelompok rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya.
“Vaksinasi ini baik untuk booster 1 atau booster 2. Target hari ini di masyarakat sebanyak 494 orang di Balai Desa Ngadirejo dan 50 orang di Aula Kecamatan. Jadi harapan kita targer 600 lebih bisa menerima vaksin di dua titik tersebut ,” katanya.
Ia menjelaskan untuk program vaksinasi bersama PKH ini akan terus berlanjut sampai 20 Maret 2023 mendatang. “Untuk lokasinya ada di beberapa titik, yakni Srumbung, Salaman Ngblak, Tempuran, Kaliangkrik dan Mertoyudan,” jelasnya.
Dengan kegiatan ini, lanjutnya diharapkan mempermudah masyarakat yang belum atau susah mendapatkan vaksin bisa terfasilitas. “Semoga bisa membantu kegiatan ini,” harapnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Ia menyebutkan, program ini sudah berjalan sejak Juni 2022 dan menurut program sampai Desember 2022. Namun karena animo masyarakat tinggi dan faktor belum mencapai target, program di perpanjang hingga Maret 2023.
“Hari ini target suntikan sebanyak-banyaknya, Dengan sasaran Lansia, Disabilitas, kelompok rentan lainnya. Karena setiap Kabupaten atau Kota ditarget 27 ribu suntikan. Dan di wilayah Magelang ini baru sekitar 2000 suntikan pada program ini,” paparnya.
Widyanto mengungkapkan selain 5 wilayah tersebut, juga ditambah sejumlah wilayah lain di Indonesia. Antara lain Yogyakarta, Sulawesi dan Bali.
Program ini, lanjutnya bukan tanpa kendala, salah satu kendala di beberapa wilayah animo warga kurang. Bahkan terdapat penolakan vaksin masyarakat tertentu.
“Sampai Maret target 27 ribu harus selesai. Tergantung stok vaksin. Oleh karenanya melalui mitra bisa membantu koordinir di wilayahnya,” harap Tri Widyanto.
“Program ini merupakan kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP) melalui Save the Children dan Migrant Care; bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten, Puskesmas, Pemerintah Desa dan mitra lokal dari lembaga guna melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 inklusif di daerah yang ditunjuk,” pungkasnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar