Modus Klitih Mertoyudan : Tanya Alamat Kemudian Tebaskan Golok

BNews—MUNGKID— Pelaku Klitih Mertoyudan benar-benar nekat. Bagaimana tidak, mereka tanpa basa-basi langsung menebaskan golok kepada korbannya.

Sebelum ditangkap, kedua pelaku yaitu, Bintang Surya, 24 dan Adhe Muhammad Aji, 24, keduanya warga Kota Magelang sempat beraksi di dua tempat. “Jadi sebelum tertangkap, keduanya sempat beraksi di dua tkp,” kata Kapolres Magelang AKBP Yudhianto Adi Nugroho dalam jumpa persnya, pagi ini (28/6).

TKP pertama ada di Dusun Kedon Desa Pasuruhan Kecamatan Mertoyudan, dimana kedua pelaku menebaskan parang kepada Afrizal, warga Pasuruhan Kecamatan Mertoyudan. Disana, kedua pelaku tiba-tiba memepet motor korban lalu tanpa basa-basi membacokkan parang.

“Pelaku mengayunkan bendo (Golok) sebanyak 4 kali mengenai bagian punggung satu kali, mengenai bagian lengan kanan atas sebanyak dua kali dan mengenai bagian lengan kanan bawah sebanyak satu kali,” beber Kapolres.

Di TKP kedua, pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada korban Deni Hermawan, 20, warga Kembanglimus Kecamatan Borobudur yang sedang nongkrong di Lapangan Sawitan. Kedua pelaku kemudian berpura-pura minta diantarkan menuju arah Kalinegoro. “Modusnya tanya alamat kemudian minta ditunjukkan jalan,” papar dia.

Di depan SMP 3 Mertoyudan, para pelaku kemudian merampas hanphone milik korban dengan golok dan keling. Korban sempat melawan dan berteriak minta tolong. Pelaku kemudian diamankan oleh warga dan sempat mendapatkan beberapa bogem mentah.

Satu pelaku ditangkap di SMPN 3 Mertoyudan, kemudian pelaku lainnya sempat lari lalu diringkus di Dusun Jogopranan, Desa Jogonegoro, Kecamatan Mertoyudan.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sebuah golok, satu keeling, dua motor dan kaos korban penuh darah. (bsn/bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: