Mulai Hari Ini Jalan Malioboro Jogja Bebas Kendaraan Bermotor

BNews–JOGJA-– Mulai hari ini, Selasa (2/11/2020) kawasan Jalan Malioboro Kota Jogja Yogyakarta akan bebas kendaraan bermotor. Kebijakan tersebut akan berlaku selama dua minggu kedepan.

Pengosongan kawasan tersebut dari Kendaraan Bermotor dikarenakan adanya uji coba kawasan pedestrian Malioboro yang akan dilakukan oleh Pemda DI Yogyakarta. Dengan demikian, seluruh kendaraan bermotor baik roda dua ataupun roda empat, dilarang melintas di kawasan Malioboro.

Terkecuali, beberapa kendaraan yang ditentukan, semisal Trans Jogja, ambulans, mobil patroli, atau pemadam kebakaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan kendaraan bermotor yang melewati Jalan Malioboro dinilai tidak memiliki nilai tambah bagi masyarakat. Tentunya yang memiliki usaha di Malioboro. Sebab, kendaraan tidak bisa parkir, tidak ada tempat berhenti.

“Pertama tidak bisa parkir. Orang lewat Malioboro sekadar jalan saja. Tidak ada tempat berhenti. Sekarang ini kita mau Grab Food atau Go Food, itu kan juga tidak bisa harus berhenti. Parkir di luar. Kita ingin memberikan kenyamanan bagi wisatawan dan masyarakat di DIY, untuk menikmati Malioboro tanpa hiruk pikuk kendaraan,” katanya (1/11/2020)

Menurut Aji, untuk sirip-sirip atau gang di sekitar Malioboro akan tetap diberlakukan dua arah sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun, untuk membuat kawasan Malioboro menjadi pedestrian masih diperlukan uji coba.

“Kita tunggu hasil uji cobanya. Ini kan uji coba mau dua minggu. Dari situ, kan, kelihatan bagaimana titik-titik kemacetan, bagaimana teman-teman berusaha di sana, pedagang kaki lima, kita lihat. Nanti perkembangannya kalau memang positif dan itu lebih bagus, ya, kita akan berlakukan terus. Namanya uji coba itu kan memang rencana untuk diberlakukan. Kalau masih ada hal yang harus kita perlu evaluasi, perbaikan, ya akan kita perbaiki,” ujar Sekda DIY.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Selama ini, hanya pada hari Selasa saja kendaraan bermotor dilarang memasuki kawasan Malioboro, sehingga belum bisa memberikan gambaran secara utuh. “Kalau kemarin, kita hanya tiap Selasa. Kita tentu tidak lihat malam Minggu, tingkat kemacetannya. Weekend, gitu. Tapi, kita tidak nyoba pada libur panjang. Nanti juga tidak memberi gambaran. Karena, setahun belum tentu libur panjang seperti kemarin terjadi,” papar Aji.

Uji coba selama dua minggu juga akan memberikan gambaran apakah nanti dibutuhkan kantong-kantong parkir tambahan. Hal ini mengingat saat ini Malioboro hanya dilewati saja oleh pengendara kendaraan bermotor.

“Ya kita lihat saja nanti. Siapa tahu, sebenarnya tidak perlu kantong parkir selama ini. Wong liwat tok (cuma lewat saja). Tidak ada kepentingan apa-apa di Malioboro. Kita beri kantong parkir itu kalau dia punya kepentingan di Malioboro dan perlu tempat parkir. Coba kita uji coba dua minggu ini kira-kira perlu atau tidak,” kata Aji.

Nantinya selama dua minggu kendaraan bermotor yang boleh melintas di Malioboro hanya Transjogja, ambulance, dan pemadam kebakaran. “(kendaraan bermotor) Yang lain tidak bisa, pesepeda saja juga begitu ya. Walaupun boleh lewat tetapi nggak boleh parkir kalau semua parkir di situ (Malioboro) nanti jadi tempat penitipan sepeda,” pungkasnya. (*)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: