Musim Hujan Rawan Rumah Disatroni Ular, Begini Tips Mencegahnya

BNews—JOGJAKARTA— Tips apa yang harus dilakukan saat ada ular masuk rumah? Pertanyaan tersebut sering dilontarkan warga saat mengetahui potensi ular masuk rumah semakin mungkin terjadi ketika musim hujan.

Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui cara atau tips yang harus dilakukan saat ada ular masuk rumah. Sebagian orang akan memburu ular yang masuk rumah dan dibunuh dengan dipukul menggunakan tongkat. Padahal hal itu sangat tidak disarankan.

Alasannya ular memiliki fungsi sebagai penyeimbang dalam rantai makanan yang ada di alam. Terbunuhnya ular akan mempengaruhi keseimbangan rantai makanan yang berdampak pada meledaknya beberapa populasi makanan ular, seperti tikus.

Alasan lainnya berbahaya bagi manusia yang terlibat langsung dalam perburuan ular. Tidak pahamnya cara penanganan ular justru akan membahayakan manusia karena risiko tergigit ular.

Dalam rilis yang dikeluarkan Yayasan SIOUX Ular Indonesia, beberapa tips yang harus dilakukan saat ada ular masuk rumah di antaranya:
  1. Selalu siapkan alat yang bisa digunakan untuk mengevakuasi ular dari rumah, seperti tongkat atau penjepit ular, karung atau tempat lain.
  2. Jangan pernah pegang ular, jangan pukul ular.
  3. Jaga jarak dengan ular sepanjang masih bisa mengamati pergerakan ular.
  4. Amati ciri-ciri ular
  5. Jika memungkinkan isolasi pergerakan ular, di dalam satu ruangan.
  6. Telepon Pemadam Kebakaran terdekat, atau bisa menghubungi tim snake rescue SIOUX melalui nomor penghubung 08176800446
  7. Tunggu hingga bantuan datang sembari mengamati pergerakan ular.
Tujuh tips tersebut merupakan langkah paling mudah yang bisa dilakukan jika ada ular masuk rumah. Namun begitu ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi agar ular tidak masuk ke dalam rumah:
  1. Bersihkan area kebun, pindahkan, dan tata ulang. Tumpukan material di rapikan, sampah buang secara rutin. Jika induk kobra menaruh telur di halaman rumah, bisa diketahui jika kita menyapu, menggali, atau memindahkan material yang tidak terawat.
  2. Pasang lem tikus untuk mengurangi dan membasmi tikus di rumah dan sekitar. Tikus mengeluarkan bau, kotoran yang memancing ular datang.
  3. Setelah hujan selalu cek lubang-lubang di halaman dan sekitar rumah yang kering dengan diterangi senter.
  4. Semprot wewangian ruangan di dalam rumah. Wangi menyengat tidak disukai oleh ular karena mengganggu penciumannya terhadap mangsa dan musuh. Wangi menyengat hanya efektif di ruang tertutup. Bukan di teras atau halaman rumah yang terbuka.
  5. Siapkan alat bantu menangani ular di rumah seperti tongkat atau penjepit ular.
  6. Pelajari untuk mengenali atau identifikasi ular yang mungkin ada di sekitar rumah. (*)

Sumber: Harian Merapi

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: