Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Nikmati Suasana Chinatown Kawasan Pecinan Kota Magelang, Deretan Food Truck Hidupkan Wisata Malam

Nikmati Suasana Chinatown Kawasan Pecinan Kota Magelang, Deretan Food Truck Hidupkan Wisata Malam

  • calendar_month Sel, 30 Des 2025

BNews–MAGELANG– Kawasan Pecinan di Jalan Pemuda Kota Magelang bisa menjadi pilihan alternatif untuk wisata malam. Suasana yang hangat dengan beberapa food truck berjajar rapi di sisi jalan, dilengkapi bangku-bangku panjang, bisa menjadi pilihan untuk jalan-jalan malam atau sekedar mencari suasana baru.

Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang tengah membranding kawasan Pecinan sebagai destinasi wisata malam bertajuk Chinatown. Upaya ini untuk menghidupkan kembali perekonomian dan aktivitas sosial di jalan tersebut, yang selama ini cenderung sepi saat malam hari.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang Syaifullah mengungkap bahwa gagasan ini berangkat dari keprihatinan atas kondisi Jalan Pemuda yang sebenarnya berstatus sebagai kawasan premium.

“Sebelumnya itu, melihat (Jalan Pemuda) kalau malam hari pukul 21.00 sudah sepi ya. Nah berangkat dari situ, gimana caranya biar bergeliat,” ungkapnya, belum lama ini.

Menurutnya, satu cara paling efektif untuk menarik orang datang adalah melalui aktivitas ekonomi, khususnya kuliner. Selanjutnya, Syaifullah mendorong pelaku usaha untuk tampil kreatif.

“Kawasan Pencinan ini kan kawasan premium, jangan jualan yang biasa-biasa saja. Jadi konsepnya juga harus beda, menarik, sehingga bisa lebih menarik masyarakat untuk datang,” katanya.

Operasional food truck ini direncanakan mulai pukul 18.00 hingga 02.00 dini hari.

“Setiap pelaku usaha diwajibkan menjaga kebersihan, membatasi area memasak, serta menata lapak agar lebih nyaman. Itu kan fasilitas umum,” ujar Syaifullah.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Lanjut dia, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung, mulai dari bangku pengunjung, tempat sampah, hingga penataan penerangan jalan. Dalam tahap awal uji coba, baru tiga food truck yang beroperasi.

“Uji coba baru tiga food truck. Ternyata animo masyarakat lumayan,” ujar Syaifullah

Dia menyebut, dari evaluasi sementara, omzet pelaku usaha disebut bisa mendekati Rp1 juta per malam.

Saat ini, setidaknya delapan food truck telah siap bergabung dan mulai beroperasi. Ke depan, pemkot membuka peluang lebih luas, meski tetap menerapkan proses kurasi ketat.

“Kami tantang mereka, mau tidak membuat tampilan yang punya unsur seni, desain mobilnya menarik, dan makanannya kekinian. Mi ayam boleh, tapi harus beda dari mi ayam biasa. Yang beda inilah yang kami harapkan bisa menarik masyarakat untuk berkunjung,” imbuh Syaifullah. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less