Objek Wisata Ketep Pass Sudah Kantongi Sertifikat CHSE, Aman dan Nyaman

BNews—WISATA— Badan Pengelola Objek Wisata (BPOW) Ketep Pass secara resmi menerima sertifikat CHSE pada Sabtu (13/11/2021). Hal ini disampaikan Direktur BPOW Ketep Pass, Mul Budi Santoso.

Dia menyebut, proses untuk sertifikasi CHSE memalui mekanisme yang cukup panjang dan berat. Yang mana diawali dari pengajuan sertifikasi sejak 1 September 2021 lalu.

“Setelah kita daftarkan kemudian dilakukan audit pada 9 Oktober dan alhamdulillah BPOW Ketep Pass dinyatakan lolos audit dengan nilai 98 persen dengan predikat memuaskan,” kata pria yang akrab disapa Bodrex ini.

Dia menjelaskan, indikator penilaian keamanan di BPOW Ketep Pass dan penerapan protokol kesehatan diantaranya dengan ketersediaan Pos Keamanan, Pos kesehatan, APAR, perlengkapan prokes dan lain sebagainya.

“Selain sertifikat CHSE, kami juga mendapatkan sertifikat I do Care. Yaitu salah satu program untuk mempersiapkan sektor pariwisata dan ekraf. Agar mampu menerapkan prinsip kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan,” jelas dia.

Untuk itu BPOW Ketep Pass mendeklarasikan diri sebagai Daya Tarik Wisata yang aman dan sehat sesuai dengan dengan ketentuan sertifikat CHSE tersebut.

“Kita dicek terkait petunjuk alur pengunjung, jalur evakuasi, titik kumpul, pos keamanan, pos kesehatan, alat prokes, toilet dan lain sebagainya, terlebih juga anjuran untuk hemat energi dan air,” jelas Bodrex.

Dengan diterimanya sertifikat CHSE, Bodrex berharap wisatawan yang berkunjung ke Ketep Pass bisa terjamin keamanannya dari segi pelayanan kepada wisatawan.

“Secara intern kami juga akan terus memberikan pembinaan terhadap karyawan yang ada. Pelaku wisata juga kita monitoring bahkan pedagang dan Pokdarwis kita monitoring dan kita berikan edukasi. Agar mereka dalam melayani berpegang pada CHSE,” ujarnya.

Download Aplikasi BorobudurNews (Klik Disini)

Di saat yang sama, Ketua Forum DTW Kabupaten Magelang, Edward Alfian menyampaikan, di Kabupaten Magelang sudah ada 10 destinasi wisata yang sudah mendapatkan sertifikat CHSE.

“Per tanggal 13 November ini sudah sebanyak 10 DTW yang mendapatkan sertifikat CHSE. Diantaranya adalah TWCB, Ketep Pass, Deswita Candirejo, Desa Bahasa dan Taman Kelinci Ngargogondo. Jamur Borobudur, Petik Madu Wanurejo Borobudur, Svargabumi. Rumah Tenun Bandongan, Avadana Art Stone Wanurejo dan TNGM Jurang Jero,” kata Edward.

Dia pun mengimbau kepada pengelola DTW yang sudah bersertifikat CHSE betul-betul menerapkan prokes dengan baik. Supaya tidak terjadi kluster kasus Covid-19 dari sektor pariwisata.

“Terlebih kita menyambut Natal dan Tahun Baru. Kita yakinkan kepada masyarakat dan pemerintah jika pariwisata di Kabupaten Magelang siap menjadi pelopor dan contoh penerapan protokol kesehatan. Sehingga pengunjung merasa aman dan nyaman,” pungkasnya. (*)

Sumber: beritamagelang.id

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: