Pakai Stiker Siswa Candimulyo ini Ingin Cegah Maraknya Bunuh Diri

BNews-CANDIMULYO- Semangat dan kepedulian pelajar kelas 8 SMP N 3 Candimulyo Kabupaten Magelang patut kita apresiasi. Maraknya kasus bunuh diri dengan cara gantung diri atau lainnya terhadap korban dibawah umur membuat anak berumur 14 tahun ini penasaran untuk mencari tahu latar belakangnya.

 

Ayu Rosyana, 14 melakukan penelitian terhadap kasus bunuh diri anak di bawah umur melalui media sosial ataupun media lain. Ia mendapat bimbingan guru IPS Ulfah Khikmiyati dan Ahmad Taufik guru IPA di sekolahannya.

Awalnya Ayu prihatin saat mengatahui di Candimulyo ada kasus bunuh diri pada seorang anak di bawah umur.”Karena rasa penasaran saya melakukan penelitian ini,” katanya saat ditemui di Sekolahannya (11/9).

Dari hasil penelitiaanya hingga saat ini tercatat ada 15 kasus bunuh diri anak sejak tahun 2004-2017. Latar belakang anak bunuh diri bermacam-macam, diantaranya karena dilarang orang tua bermain, dari keluarga miskin juga karena sering diejek atau di bully oleh teman-temannya.

“Menurut saya dan teman-teman saya jumlah kasus ini bisa dikatakan cukup tinggi dan sangat memprihatinkanka,” tegasnya.

“Kami kemudian mencoba membuat metode preventif bagaimana anak menyikapi permasalah hidup, tentu dengan cara kami,” imbuhnya.

Semua hasil penelitiannya ini terangkum dalam sebuah karya tulis dengan judlu “ Upaya Preventif Penanggulangan Tindakan Bunuh Diri Pada Usia Anak Melalui Gerakan Cinta Hidup Di Sekolah Dasar Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang”. Tidak hanya itu Ayu juga berinisiatif membuat sticker bertulisan cinta hidup dan lain senada dan dibagikan kepada murid-murid SD/MI sampai SMA.

“Kami ingin agar kasus bunuh diri pada anak tidak terulang lagi. Kami ingin anak-anak seperti kami meyambut hidup ini dengan penuh semangat dan keceriaan,” ucapnya.

Ahmad Taufik menerangkan karya tulis yang sudah di susun siswanya, sudah diajukan untuk mengikuti Lomba Penelitian Siswa nasional (LPSN) yang diselenggarakan Kemendikbud tahun 2017.” Karya ini juga diikutsertakan dalam Lomba Karya Inovasi Pelajar (LKIP) tahun 2017”,pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: