Pakar Bencana UGM Ingatkan Ancaman ’Wedhus Gembel’ Merapi

BNews—JOGJAKARTA— Kepala Pusat Studi Bencana (PSBA) UGM Agung Harijoko menyebut kondisi Gunung Merapi saat ini berdasarkan data BPPTKG masih pada level II atau Waspada. Namun demikian, masyarakat di lereng Merapi diimbau untuk tak panik meskipun tetap mewaspadai ancaman erupsi.

”Level II Waspada dengan rekomendasi aktivitas di luar 3 kilometer dari puncak gunung jangan ada aktivitas manusia,” kata Agung Sabtu (18/7).

Gunung Merapi diketahui terus menggembung sejak beberapa waktu terakhir karena adanya aktivitas magma di tubuh gunung menuju permukaan.  Adanya pergerakan magma ke permukaan membuat Merapi menggembung masih jauh lebih kecil dibandingkan tahun 2010 lalu.

Menurut dia, pergerakan magma ke permukaan menurut Agung menimbulkan kemungkinan erupsi yang sifatnya efusif atau eksplosif.

”Bahaya utama saat ini adalah longsoran kubah dengan volume besar dengan awan panas atau biasa disebut wedhus gembel. Selain itu ancaman abu vulkanik yang bisa menyebabkan gangguan pernafasan,” terang dia.

Apabila erupsi telah terjadi dan usai, maka perlu pula diwaspadai ancaman lahar dingin di hulu-hulu sungai Merapi. ”Intensitas hujan akan membawa material dan ini harus diwaspadai nanti,” jelasnya.

Berdasar laporan terakhir BPPTKG Sabtu (18/7) pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, tercatat sekali terjadi guguran dengan amplitudo dua milimeter dan durasi 22,4 detik. Tercatat pula satu gempa fase banyak dan gempa tektonik jauh. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: