Pakis Maulud Festival 2026 di Dusun Pakis Tengah, Magelang, Padukan Maulid Nabi dan Kirab Budaya
- calendar_month 2 menit yang lalu

Pakis Maulud Festival Padukan Tradisi Budaya dan Nilai Keagamaan_Foto gabungan dokumentasi edit by AI
BNews—MAGELANG— Pakis Maulud Festival 2026 kembali digelar di Dusun Pakis Tengah, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Kegiatan yang memadukan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan kirab budaya tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk melestarikan tradisi sekaligus memperkuat kebersamaan.
Pakis Maulud Festival juga menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya masyarakat di Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Perpaduan kegiatan keagamaan dan kirab budaya membuat festival ini tidak hanya menjadi momentum peringatan Maulid Nabi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
Wakil Bupati Magelang, Sahid, mengapresiasi penyelenggaraan Pakis Maulud Festival. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perayaan budaya, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong serta kecintaan masyarakat terhadap tradisi dan nilai-nilai keagamaan.
“Festival ini bukan hanya sekadar perayaan budaya, melainkan juga wujud nyata dari semangat kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan kita terhadap tradisi dan nilai-nilai keagamaan,” kata Sahid saat hadir membuka acara tersebut, Jumat (28/8/2026).
Pakis Maulud Carnival Perkuat Identitas Lokal
Menurut Sahid, Pakis Maulud Carnival melalui kirab budaya menunjukkan kemampuan masyarakat Desa Pakis dalam menjaga warisan leluhur sekaligus memperkuat identitas lokal.
Tradisi tersebut dinilai memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat karena mampu mempertemukan unsur kebudayaan dan keagamaan; dalam sebuah kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.
Sahid juga mengajak masyarakat Kabupaten Magelang menjadikan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana untuk; meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga dengan peringatan Maulid ini, kita semakin meneladani sifat-sifat beliau, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat untuk membangun masyarakat yang berakhlak mulia, damai, dan penuh persaudaraan,” ujarnya.
Ia turut memberikan apresiasi kepada panitia, tokoh masyarakat, dan warga Desa Pakis yang telah bergotong royong dalam menyukseskan; pelaksanaan Pakis Maulud Festival.
Pakis Maulud Festival Rutin Digelar Setiap Tahun
Sementara itu, Camat Pakis Rahmat Pambudi mengatakan Pakis Maulud Festival merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Menurutnya, konsistensi pelaksanaan festival tersebut menunjukkan tingginya komitmen masyarakat Kecamatan Pakis dalam menjaga tradisi sekaligus mempererat tali silaturahmi.
“Pakis Maulud Festival ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi, kegiatan ini juga menjadi wadah masyarakat untuk melestarikan budaya dan memperkuat kebersamaan,” kata Rahmat.
Rahmat berharap Pakis Maulud Festival dapat terus berkembang dan menjadi agenda budaya masyarakat Kecamatan Pakis yang mampu; melibatkan semakin banyak warga.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Selain menjaga tradisi, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Dorong Semangat Kebudayaan dan Pembangunan Magelang
Rahmat menambahkan, Pakis Maulud Festival diharapkan dapat menjadi wahana untuk menumbuhkan harapan baru, memperkuat semangat kebudayaan; serta meneguhkan persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Magelang.
Ia mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan tradisi yang telah diwariskan sekaligus menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan; dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
“Teruslah menjaga tradisi, memperkuat iman, dan menumbuhkan semangat kebersamaan demi masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Magelang,” pungkasnya.
Pakis Maulud Festival di Dusun Pakis Tengah, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, menjadi salah satu gambaran bagaimana tradisi lokal; nilai keagamaan, dan semangat gotong royong dapat berjalan beriringan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga turut menjaga warisan budaya; dan memperkuat identitas masyarakat Kabupaten Magelang. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar