Polisi Bekuk Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Kota Magelang

BNews—MAGELANG— Polres Magelang Kota berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curras). Masing-masing adalah A (49) warga Serang, Banten dan E (36) warga Kota Bandar, Lampung.

Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin mengatakan bahwa kejadian curras berlokasi di Jalan A. Yani Kota Magelang pada Kamis (16/9/2021) lalu sekira pukul pukul 11.00 WIB.

”Kronologi bermula saat korban baru saja berobat di Puskesmas Potrobangsan yang terletak di Jalan Pahlawan untuk meminta surat rujukan berobat,” tutur Asep dalam Konferensi Pers di Lobby Apartemen Musvia Mako Polres, Senin (08/11/2021).

Setelah selesai, kata Asep, korban bermaksud akan membeli koran di depan kantor Jasa raharja, Jalan Pahlawan Kota Magelang dengan jalan kaki. Sesampai di depan kantor tersebut, ternyata penjual koran tersebut tidak ada.

Kemudian korban berhenti istirahat duduk di depan kampus STIMIK Bina Patria. Ketika korban duduk, dari seberang jalan ada mobil jenis Avanza warna putih dan sopir memanggil korban untuk diajak pulang bareng.

”Korban mau karena  mengira orang tersebut teman anak korban dan korban pun menyeberang, naik mobil tersebut. Korban duduk di samping sopir, saat korban naik hanya ada satu orang saja, yaitu sopir,” imbuh Asep.

Lanjutnya, kendaraan tersebut pun jalan menuju arah simpang tiga Menowo. Saat sampai di traffic light depan Malta (Menowo) muncul tiga orang yang tidak korban ketahui identitasnya dari jok paling belakang.

”Saat korban melihat ketiga orang tersebut korban sudah berpikiran macam-macam dan korban memastikan sopir tersebut ternyata bukan teman anak korban. Mobil berjalan masuk ke Jalan Kalimas, sesampai di depan Kuliner Santoso Menowo korban akan turun tapi tidak diperbolehkan dan pintu juga sulit dibuka,” imbuh Asep.

Download Aplikasi BorobudurNews (Klik Disini)

Asep memaparkan, ketika itu korban juga disuruh pindah ke belakang namun menolak. Hingga akhirnya korban dipaksa pindah duduk ke belakang oleh salah satu orang di jok belakang. Setelah pindah, korban dipiting atau tangan kiri dikunci salah satu orang merangkul leher korban. Dua cincin di tangan korban dilepas paksa dan diminta oleh para pelaku. Kemudian korban minta untuk turun tapi tidak diperbolehkan.

”Bahkan salah satu pelaku bilang kepada korban apabila teriak, korban akan ditembak, dan mobil jalan ke arah Sindas. Kendaraan itu putar balik di depan Roti Anda Jalan Kalimas dan sesampai di Menowo ke arah Secang. Sesampai di daerah Sambung berhenti, kemudian jalan lagi dan sesampai di Sempu depan PT Samator berhenti putar arah dan korban disuruh turun paksa. Korban pun turun dan ditinggalkan oleh pelaku,” papar Asep.

Menindak lanjuti laporan, selanjutnya Tim Resmob Polres Magelang Kota melaksanakan penyelidikan dan bekerjasama dengan Tim Resmob Polres terdekat. Yaitu Polres Magelang, Polres Temanggung, dan Polres Surakarta dan berhasil mengidentifikasi para pelaku.

Tim Resmob sempat mengidentifikasi pelaku berada di daerah Surakarta, namun setelah dilakukan pengejaran belum berhasil. Kemudian pada hari Sabtu (16/10/2021) sekira pukul 17.30 WIB di Hotel Ardiva Jalan Daha Kota Magelang, kedua pelaku tampak di lokasi itu.

”Di hotel itu, Tim Resmob Polres Magelang Kota bersama dengan Tim Resmob Polres Magelang berhasil menangkap dua pelaku. Yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” ujar Asep.

Selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa petugas ke Kantor Polres Magelang Kota guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Atas tindak kejahatan yang mereka lakukan, keduanya diancam hukuman kurungan paling lama 9 tahun penjara. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: