Panti Pijat dan Spa Kembali Buka, Terapis Janji Pakai Pengaman

BNews—SEMARANG— Sejumlah panti pijat di Kota Semarang meminta izin buka praktik kembali kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat. Hal tersebut menyusul pelonggaran sektor hiburan dan wisata ditengah pandemic covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari mengatakan, sudah ada 83 permohonan yang masuk. Jumlah itu terhitung sejak perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sepekan lalu.

”Mereka berjanji akan menerapkan protokol kesehatan selama pandemi covid. Salah satunya (terapis) menggenakan sarung tangan (saat memijat),” kata Indriyasari, Sabtu (27/6).

Indriyasari menjelaskan, terdapat tim yang bertugas mengecek langsung ke lokasi tempat hiburan atau wisata yang mengajukan izin operasional kembali. Tujuannya untuk  memastikan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ditentukan.

Tim yang beranggotakan unsur Disbudpar, Dinas Kesehatan dan Satpol PP, nantinya akan menerbitkan rekomendasi. Apabila memang prosedur protokol kesehatan yang ditentukan sudah dipenuhi.

Lanjut dia, syarat-syarat utama yang harus dipenuhi, antara lain meliputi penyediaan tempat cuci tangan, penyanitasi tangan, serta kewajiban penggunaan masker.

”Untuk tempat hiburan ada syarat tambahan yang harus disesuaikan,” jelasnya.

Loading...

Imbuh Indriyasari, tempat karaoke juga dilarang untuk menyediakan jasa pemandu lagu. Dari pengajuan sebanyak itu, menurut dia, sudah ada sekitar 38 tempat usaha dan wisata yang sudah memperoleh izin buka kembali. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: