Parita Suci Umat Buddha Iringi Penyemayaman Api Abadi di Mendut

BNews— MUNGKID— Rangkaian prosesi Tri Suci Waisak 2563BE/2019 sampai pada penyemayaman api abadi dari Mrapen Grobogan di Candi Mendut Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Api abadi menyusul air suci yang sehari sebelumnya telah disemayamkan.

Prosesi penyemayaman diiringi oleh ribuan umat Buddha dengan dipimpin oleh para Bikkhu dari berbagai sangha. Lantunan parita parita suci turut mewarnai proses tersebut.

Api kemudian dibawa oleh para bikkhu sembari melakukan pradaksina mengelilingi candi sebanyak tiga kali. Api dibawa dengan oncor.

Api dharma dan air berkah ini yang selanjutnya akan diarak bersama sarana puja bakti lainnya oleh umat Buddha dari Candi Mendut ke Candi Borobudur, hari ini (18/5). “Api adalah simbol penerangan dan kehangatan sedangkan air adalah simbol untuk membersihkan batin manusia,” kata Ketua Widyaksasaba Walubi Biksu Wong Sin Labhiko Mahathera.

Loading...

Menurutnya, api dan air tersebut merupakan sarana puja bakti umat Buddha dalam rangkaian Waisak. Keduanya menjadi simbol kuat untuk membawa manusia lebih baik.

“Sang Buddha mengajarkan cinta kasih, kedamaian, kebersihan. Barang siapa yang melakukan ajaran Buddha akan membawa kedamaian mereka sendiri dan lingkungan,” tuturnya. (bn1/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: