Patok Mulai Dipasang, Jalur Kereta Api Magelang Gunakan Lahan Baru
- calendar_month Sen, 4 Nov 2019

PATOK : Sejumlah patok mulai dipasnag oleh PT KAI diMagelang. (Foto : internet)
BNews—MUNGKID— Sejumlah warga di Kabupaten Magelang mendapati beberapa patok yang dipasang oleh PT KAI. Patok patok dipasang di sejumlah lahan baru, sehingga semakin menguatkan jalur kereta api tidak akan memanfaatkan jalur lama.
Beberapa patok mulai terpasang di sebagian wilayah Kecamatan Mungkid, Muntilan, hingga Kecamatan Salam. Patok dipasang di dekat area persawahan dan ladang.
Direktur Prasarana Ditjen KA, Ir Heru Wisnu Wibowo membenarkan hal tersebut. Menurutnya, jalur kereta api di Magelang akan menggunakan jalur lama.
Hal ini, kata dia akan lebih efektif ketimbang merevitalisasi jalur lama yang sudah banyak dihuni penduduk, “Banyak yang sudah beralih fungsi menjadi pemukiman dan pasar, ada beberapa titik yang menjadi pertokoan,” kata dia.
“Meski itu lahan milik pemerintah (PJKA), namun tantangannya terlalu besar. Saat ini peruntukannya sudah berubah menjadi pemukiman, pasar bahkan pertokoan. Biaya sosial ekonominya jauh lebih ringan menggunakan lahan baru, meski tantangannya juga tidak ringan karena kondisi geografinya,” kata dia.
Untuk saat ini pemerintah masih mencari lahan yang akan digunakan untuk jalur rel KA tersebut. “Saat ini masih dicari. Memang sudah ada gambarannya, hanya masih ada beberapa alternatif. Ada alternatif jalur merah, hitam dan biru. Semua ada plus dan minusnya. Saat ini masih dikaji jalur yang paling efektif,” lanjutnya.
Dalam pemaparan tadi, pihaknya sangat berharap jalur KA itu tidak terlalu berliku-liku. Disisi lain, juga dipikirkan konektivitas dengan moda transportasi lain baik saat di stasiun akhir disekitar Borobudur maupun di Kulonprogro.
“Tujuannya kan untuk mendukung kawasan startegis nasional (ksn) borobudur dan meningkatkan kunjungan wisman ke sana. Jadi jangan sampai mereka (wisman) kesulitan mencari moda transportasi saat sampai di stasiun. Mereka harus dipermudah,” pintanya. (her/wan)
About The Author
- Penulis: BNews 1





lebih cepat lebih baik
25 Januari 2020 11:59Soal reaktivisasi kereta api jogja-magelang ini adalah hal sensitif. Karena menyangkut banyak orang. Mbok sing akurat dan cermat. Kurang 1 kata saja bisa mempengaruhi pemahaman orang banyak.
8 November 2019 06:15Mungkin kurang kata tidak diparagraf ke 3.. tidak akan menggunakan
4 November 2019 20:43Paragraf 1 dan paragraf 3 kok isinya kontradiktif.
4 November 2019 18:32Mbok sing cermat bung daktur