PDP Covid-19 di Jateng Meninggal Saat Tunggu Antrian Berobat

BNews—GROBOGAN— Seorang warga di Grobogan Jawa Tengah dilaporkan meninggal dunia saat mengantri berobat di bidan desa. Korban memiliki riwayat pulang dari Tangerang.

Korban diketahui berinisial S,48, warga Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari. Dia memeriksakan kesehatan usai pulang dari perantauan. 

Namun, saat menunggu untuk diperiksa dia tiba tiba tumbang dan kejang. Petugas kemudian mengevakuasi korban namun sudah tidak bernyawa. 

Kepala Desa Tambakselo, Sareh Joko Prasetyo, mengatakan korban menuju tempat praktik Bidan Nurul naik motor. Sementara, istrinya mengikuti dari belakang. 

Sesampainya di tempat Bidan Nurul, S duduk di ruang tunggu sembari menunggu antrean pemeriksaan. Tiba-tiba saat dipanggil terlihat melamun. Beberapa saat kemudian, ia mengalami kejang-kejang dan ditidurkan di atas kursi tunggu. Tak berapa lama, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Wirosari. Mendapatkan informasi tersebut, petugas Polsek Wirosari bersama tim inafis dan tim medis Puskesmas II Wirosari langsung menuju ke lokasi kejadian.

Kapolsek Wirosari, AKP Toni Basuki dalam laporannya mengungkapkan, jenazah langsung dibawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi guna dilakukan pemulasaraan jenazah dengan protap covid-19.

Loading...

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Andi Mohammad Akbar Mekuo, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian seorang yang meninggal di klinik bidan di wilayah hukum Polsek Wirosari. Namun, untuk penyebab kematian korban belum diketahui secara pasti. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: