Pelaku Penganiayaan Ojek Online di Terminal Magelang Dituntut 5 Bulan Penjara

BNews—MAGELANG— Kasus penganiyaana terhadap ojek online di kawasan Terminal Tidar Kota Magelang pada 28 Maret lalu mulai memasuki persidangan. Bahkan, kasus ini sudah memasuki tahapan penuntutan.

Terdakwa dalam kasus ini Ricky Nanda, warga Kota Magelang didakwa melakukan penganiayaan terhadap ojek online Puji Kustoro di ebuah warung di Jalan Soekarno Hatta, Canguk Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang.

Jaksa penuntut umum Sugeng Priyadi, menuntut terdakwa dengan pidana penjara lima bulan penjara. “Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ricky Nanda Pawaitra berupa pidana penjara selama 5 (lima) bulan,” kata Jaksa seperti dikutip di SIPP.PN-Magelang.go.id.

Menurut jaksa, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “penganiyaan“ sebagaimana diatur dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP sebagaimana dalam surat dakwaan.

Jaksa menyebut kasus ini terjadi pada 28 Maret 2019 lalu sekitar pukul 18.30 malam. Dimana, terdakwa bersama sejumlah rekan-rekannya mendatangi warung Wagiono yang digunakan sebagai pangkalan ojek online. Disana, terdakwa bersama rekan-rekannya memperingatkan kepada pemilik warung untuk tidak dijadikan pangkalan ojek online.

Saat dilokasi, korban sedang tidur lalu dibangunkan. Sesaaat kemudian sempat terjadi adu mulut sebelum akhirnya pelaku memukul korban. Hasil visum, korban mengalami luka tubuh uka lecet tergores pada hidung sepanjang 1,5 sentimeter dan luka robek pada bibir bawah kurang lebih 3 sentimeter.

Setelah kejadian itu, ribuan ojek online dari berbagai daerah melakukan aksi unjuk rasa solidaritas di kawasan Terminal Tidar Kota Magelang. (bn1/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: