Pembelajaran Seni Musik sebagai Media Pengembang Karakter Peserta Didik
- calendar_month Sel, 3 Okt 2023

Potret siswa SD bermain alat musik gamelan Sumber_Dokumen Pribadi
BNews-OPINI- Saat ini, musik menjadi salah satu kebutuhan yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Musik menjadi hiburan murah dan mudah bagi penggemarnya.
Instrumen musik dan vokal merdu penyanyi mampu menghipnotis semua kalangan masyarakat. Bahkan dunia pendidikan pun membutuhkan musik sebagai alat untuk menghipnotis peserta didik agar memiliki karakter yang baik.
Mengingat saat ini banyak peserta didik yang terjerumus dalam kasus-kasus kebobrokan moral. Menganiaya teman sebaya, membacok guru, mencolok mata teman, akhir-akhir ini menjadi trending topic di berbagai media elektronik.
Kabar baiknya pembelajaran seni musik yang ada di sekolah mampu menjadi alternatif dalam; memperkenalkan nilai-nilai dan norma-norma pada peserta didik melalui cara yang menyenangkan.
Musik sudah dikenal sejak zaman prasejarah yang pada saat itu lebih banyak digunakan; untuk mengiringi upacara atau ritual. Namun, seiring perkembangan zaman, musik juga digunakan sebagai sarana hiburan; sarana ekspresi diri, sarana pengiring pameran seni, sarana terapi, dan sarana penghasil cuan.
Kegunaan musik sendiri ternyata meluas dalam bidang pendidikan. Pembelajaran seni musik; yang diajarkan dalam pembelajaran seni budaya ternyata dapat menjadi sarana bagi peserta didik; untuk memiliki moral yang apik.
Nilai moral yang terkandung dalam pembelajaran seni musik dikemas secara halus; dan penuh keindahan, sehingga akan lebih mudah untuk diterima peserta didik.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Kebobrokan moral peserta didik kita belakangan ini semakin memuncak dan membuktikan; bahwa pendidikan di Indonesia sedang tidak baik-baik saja.
Data dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), mencatat ada 16 kasus bullying yang terjadi; di lingkungan sekolah periode Januari hingga Agustus 2023.
Mirisnya, 25 persen dari total kasus terjadi di sekolah dasar yang dimana peserta didiknya; masih berusia di bawah umur. Sayangnya kasus serupa terus berulang hingga beberapa hari terakhir ini; yang makin menambah catatan buruk dunia pendidikan. Karakter peserta didik sedang mengalami kemunduran besar-besaran.
Beruntungnya, pembelajaran seni budaya di sekolah dipercaya bisa menjadi alternatif; untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki karakter sesuai budaya bangsa.
Seni musik menjadi salah satunya yang paling efektif. Perpaduan antara irama, melodi, harmoni;, bentuk, dan gaya bisa menyeimbangkan pikiran, perasaan, dan perbuatan.
Pembelajaran seni musik di sekolah dasar yang berkaitan dengan bernyanyi, bermain alat musik; dan mengapresiasi suatu karya musik dapat meningkatkan kesenangan yang berdampak positif pada perkembangan fisik; dan mental peserta didik yang dapat berpengaruh pada perilakunya di kehidupan sehari-hari.
Dalam pembelajaran bernyanyi pada seni musik, peserta didik akan berlatih untuk membunyikan lirik lagu; melalui vokal yang indah, irama, dan tempo yang teratur.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Bernyanyi dapat menjadi wadah ekspresi diri dan pengembang kreativitas peserta didik. Biasanya peserta didik akan bernyanyi dengan gaya dan caranya masing-masing; ada yang bernyanyi dengan lantang dan bersemangat, bernyanyi dengan ekspresi menjiwai; atau dengan gerak ritmis, bahkan dengan menambahkan cengkok untuk menambah kemerduan suatu suara.
Bernyanyi dapat membentuk karakter peserta didik menjadi pribadi yang percaya diri. Aktivitas bernyanyi juga melibatkan interaksi antara peserta didik dengan guru secara lebih aktif; sehingga mengembangkan karakter sosial yang positif.
Dalam pembelajaran apresiasi seni musik, guru akan mendorong peserta didik tidak hanya; sekedar untuk menyanyikan lagu, tetapi juga menerapkan nilai-nilai moral yang terkandung dalam lagu pada kehidupan sehari-hari.
Lagu-lagu yang diapresiasi adalah lagu-lagu nasional atau lagu-lagu daerah yang memiliki nilai moral; yang dapat membentuk dan mengembangkan karakter peserta didik ke arah yang lebih baik.
Misalnya, lagu Indonesia Raya yang mengandung nilai moral cinta tanah air. Lagu nasional Syukur; dan lagu daerah Indung-indung yang mengandung nilai moral religius.
Lagu daerah Rek Ayo Rek yang mengandung nilai moral cinta damai. Karakter akan terbentuk; melalui lagu-lagu nasional atau lagu-lagu daerah yang diapresiasi dengan bijak oleh peserta didik.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Bermain alat musik juga menjadi pembelajaran seni budaya yang dapat mengembangkan; karakter peserta didik. Pianika dan seruling menjadi alat musik yang seringkali dimainkan di sekolah dasar.
Alat musik tradisional gamelan juga tidak kalah populernya. Ketika bermain alat musik; karakter kreatif akan terbentuk karena peserta didik akan mencari tahu cara memainkan alat musik; yang benar dan mencoba memainkannya untuk menciptakan rangkaian instrumen musik yang indah.
Penggunaan alat musik tradisional juga akan membentuk peserta didik menjadi pribadi; yang berkarakter cinta tanah air dan berbudaya.
Persoalan karakter menjadi persoalan penting dan mendesak. Pembelajaran seni musik; bisa menjadi media pengembang karakter dalam mengatasi kebobrokan moral.
Penanaman nilai moral secara halus, menyenangkan, dan berkesinambungan nyatanya; dapat membentuk dan mengembangkan karakter peserta didik yang sesuai dengan nilai dan norma serta budaya bangsa.
Kegiatan bermusik akan mengalihkan fokus peserta didik pada hal-hal yang lebih bermanfaat; dan menghindarkan peserta didik dari hal-hal negatif yang dapat merusak moral bangsa.
Penulis : Herlina Dewi Puspitasari, Dr. Eka Titi Andaryani, S.Pd., M.Pd.
Mahasiswa S1 PGSD, Dosen PGSD FIPP Universitas Negeri Semarang
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar