Tangis Haru Iringi Keberangkatan Perdana Jemaah Haji Kabupaten Magelang 2026
- calendar_month 21 menit yang lalu

Bupati Grengseng Lepas Jemaah Haji Magelang 2026
BNews-MAGELANG – Pemerintah Kabupaten Magelang resmi melepas keberangkatan perdana jemaah calon haji tahun 2026 dalam suasana khidmat dan penuh harapan di halaman Kantor Setda Kabupaten Magelang, Senin (11/5/2026).
Sebanyak 188 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kloter 16 diberangkatkan sebagai penanda dimulainya rangkaian perjalanan ibadah haji bagi ribuan warga Kabupaten Magelang menuju Tanah Suci.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung Bupati Magelang Grengseng Pamuji bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya, Grengseng berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, tertib, dan selalu menjaga kondisi kesehatan selama berada di Arab Saudi. Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin serta kepatuhan terhadap arahan petugas demi mendukung kelancaran ibadah.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujar Grengseng.
Ia menyampaikan, pada musim haji tahun 2026 ini Kabupaten Magelang memberangkatkan sebanyak 1.427 jemaah calon haji yang didampingi delapan Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD).
Ribuan jemaah tersebut terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter) dan dijadwalkan berangkat secara bertahap mulai 11 Mei hingga 20 Mei 2026.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Pemberangkatan dilakukan melalui dua embarkasi, yakni Yogyakarta International Airport (YIA) dan Asrama Haji Donohudan (SOC).
“Pemerintah daerah selalu berkomitmen dalam memberikan pelayanan dan pendampingan optimal bagi para jemaah; demi terwujudnya pelaksanaan ibadah haji yang aman, tertib, dan lancar,” kata Grengseng.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magelang, Taufik Husein Ansori, menjelaskan; keberangkatan perdana Kloter 16 menuju embarkasi YIA difasilitasi menggunakan enam armada bus.
Menurutnya, seluruh jemaah mendapatkan pendampingan lintas sektor mulai dari Dinas Kesehatan, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra); Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), hingga tenaga medis.
“Setiap tahapan telah dipersiapkan dengan matang, termasuk pemeriksaan kesehatan sejak di dalam bus oleh tim Dinas Kesehatan,” ungkap Taufik.
Ia menambahkan, setibanya di asrama haji Yogyakarta para jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang; guna memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Apabila ditemukan jemaah yang tidak memenuhi syarat kesehatan, keberangkatannya akan ditunda demi menjaga keselamatan bersama.
“Para jemaah juga akan mengikuti pembinaan lanjutan manasik haji serta proses aktivasi kartu Nusuk, yang menjadi bagian penting; dalam sistem layanan ibadah haji di Arab Saudi,” lanjut Taufik.
Untuk pemberangkatan berikutnya, Kloter 17 dijadwalkan berangkat dengan jumlah penuh sebanyak 354 jemaah. Sementara Kloter 18 direncanakan diberangkatkan pada Rabu mendatang. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar