Pemkot Magelang Sita Ratusan Kilogram Daging Tak Layak Konsumsi

BNews—KOTA MAGELANG— Ratusan kilo gram daging  tidak layak konsumsi diamankan oleh Tim Gabungan Pemerintah Kota Magelang. Daging-daging tersebut diamankan saat petugas gabung menggelar operasi gabungan 27-28 Mei 2019 di beberapa pasar tradusional dan rumah potong hewan di Kota Magelang.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pemkot Magelang Eri Widyo Saptoko, mengatakan bahwa hal ini dilakukan dalam rangka menjelang lebaran. “Biasanya menjelang lebaran masyarakat meningkat tingkat konsumtifnya terkait beberapa barang di pasar, termasuk daging sapi ini,” katanya (29/5).

Kami menggelar operasi gabungan dua hari kemarin dengan hasil yang mengejutkan. “207 Kilogram daging tidak layak konsumsi kami amankan. Tidak layak konsumsi karena tidak sesuai ketentuan yakni Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),” imbuhnya.

Daging-daging tersebut yakni 1,7 kilogram daging sapi dan 4,7 kilogram daging ayam dari suatu tempat operasi gabungan petugas teknik Disperpa, Satpol PP, Polres Magelang Kota, Detasemen Polisi Militer, dan Kejaksaan Negeri Magelang. “Selain itu, sekitar 200 kilogram daging ayam tidak ASUH ditemukan tim gabungan di lemari pendingin milik seorang pedagang dengan inisial USN,” paparnya.

Saat menggelar operasi tersebut, petugas mengambil beberapa sampel daging dari pedagang untuk diperiksa oleh tim di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner. “Semua daging yang tidak ASUH menjadi barang sitaan kami untuk kemudian dimusnahkan, sedangkan pedagang, USN, telah ditindaklanjuti dengan tipiring (tindak pidana ringan) oleh PPNS Satpol PP dan Polres Magelang Kota,” jelasnya.


Eri juga menegaskan bahwa daging dari luar daerah harus dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan dan Asal Daging serta harus diperiksa ulang kesehatannya oleh dokter hewan atau petugas di RPH setempat. “Jika ada yang terbukti melanggar ketentuan dapat dikenai sanksi pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp50 juta,” pungkasnya. (Bn1/Han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: