Penampakan dan Pengakuan Tiga Tersangka Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Sleman

BNews-JOGJA— Untuk kali pertamanya Polda DIY menghadirkan tiga tersangka kasus susur sungai Sempor yang menewaskan 10 siswi SMPN 1 Turi Sleman, pagi ini (25/2/2020). Mereka dihadapkan penyidik kepada media.

Ketiga tersangka yang merupakan guru dan PNS ini masing masing Iy, 36, R, 57 dan Ds, 57. Mereka hanya bisa tertunduk malu saat dihadapkan ke awak media.

Bahkan, satu tersangka Iy, hanya memegangi tasbih. Sembari mulutnya seperti membaca baca doa.

“Saya pertama-tama mengucapkan permohonan maaf kepada instansi kami SMPN 1 Turi karena atas kelalaian kami terjadi hal seperti ini. Yang kedua kami sangat menyesal dan memohon maaf kepada keluarga korban terutama yang meninggal, ini sudah jadi risiko kami sehingga apapun yang jadi keputusannya akan kami terima,” ucap Iy.

MAAF : Semua tersangka meminta maaf kepada keluarga korban. (SC : tribunews)

Sebelumnya sebanyak susur sungai Sempor yang diikuti sebanyak 249 siswa SMPN 1 Turi berubah mencekam setelah air bah datang dan menghanyutkan sejumlah siswa. 

Sebanyak 10 siswa yang hanyut sempat hilang terbawa arus. Ratusan tim SAR gabungan pun dikerahkan untuk menemukan para siswa tersebut. 

Lewat operasi pencarian selama tiga hari, sebanyak 10 siswa berhasil ditemukan meski dalam kondisi meninggal dunia.   (her/wan)

Sumber : suara.com

3 Comments
  1. Agung Subyantoro says

    Pembinaan terhadap pembina pramuka apa intens dilakukan oleh stake holder kepramukaan.
    Sebagai ekstrakurikuler yg rasanya setengah wajib ini apa sudah dialokasikan anggaran yg memadai.
    Mohon kepada penegak hukum segala aspek yg mengendala para pembina pramuka di SMPN 1 Turi juga jadi pertimbangan.
    Para pengabdi yg tanpa honor layak ini jauh lebih mulia dari para koruptor yg membangkrutkan negara.

  2. yoyok magelang says

    itu kecelakaan siapa saja bisa kene musibah ….tolong pihak kepolisian adi …dan tolong di cek ada sabotasae pembukaan bendungan gak …….kasian pembina pramukanya …aku pernah rasain jadi pembina pramuka …berat dan tanpa gaji …itu cuma panggilan jiwa

  3. Santi says

    Korbannya anak anak…setiap kegiatan harus sesuai sop, susur sungai bukan untuk anak anak

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: