Meski Bulan Ramadhan, Pembayaran UGR Jalan Tol Tetap Lanjut di Magelang
- calendar_month Kam, 14 Mar 2024

Jalan Tol Jogja Bawen yang melintasi Magelang
BNews-MAGELANG– Kantor Pertanahan Kabupaten Magelang melanjutkan proses pembayaran uang ganti rugi; kepada pemilik hak tanah yang terdampak proyek Jalan Tol Jogja-Bawen pada Rabu (13/3/2024).
Sebanyak 46 bidang tanah di sembilan desa di Kabupaten Magelang telah menerima uang ganti rugi (UGR).
Mayoritas dari 46 bidang tanah yang telah dibayarkan tersebut dihadiri oleh para ahli waris.
Beberapa di antaranya bahkan datang dari Jakarta untuk mengurus pembayaran UGR di Gedung Muhammadiyah Keji, Muntilan.
Setelah menerima UGR tersebut, 10 ahli waris terlihat sangat gembira dan bersyukur.
Mereka merupakan ahli waris dari bidang tanah yang terdampak proyek jalan tol di Desa Sriwedari, Muntilan.
Perwakilan ahli waris, Suyanto, menyatakan bahwa sebagian besar keluarganya tinggal di Jakarta, dengan empat orang tinggal di sana dan tiga lainnya tinggal di Bekasi.
IKUTI GOOGLE NEWS BOROBUDUR NEWS SECARA GRATIS (KLIK DISINI)
“Alhamdulillah, kami bisa hadir bersama-sama,” ujarnya dengan penuh syukur.
Ia mengakui bahwa lahan tersebut sebenarnya sangat dibutuhkan oleh keluarganya, namun karena terdampak proyek pemerintah, mereka hanya bisa menerima nasib tersebut.
“Saat ini kami menerima dengan ikhlas,” tambahnya.
Suyanto menjelaskan bahwa lahan pertanian yang terdampak oleh tol memiliki luas sekitar 1.092 meter persegi. Lahan tersebut biasanya digunakan untuk menanam padi dan palawija oleh dirinya.
“Dahulu sawah tersebut dimiliki oleh orang tua,” katanya.
Dengan mendapatkan uang ganti rugi sejumlah Rp 1,26 miliar, Suyanto merasa lega setelah melewati proses pembebasan tanah selama dua tahun terakhir.
Meskipun Suyanto sendiri yang mengurus dokumen persyaratan, namun untuk memastikan pembayaran berjalan lancar, seluruh ahli waris harus hadir secara langsung tanpa diwakilkan.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Magelang, A. Yani, menjelaskan bahwa terdapat 46 bidang yang telah dibayarkan dari sembilan desa yang terdampak proyek jalan tol, baik dari sisa-sisa seksi II maupun seksi III.
Ia menegaskan bahwa proses pembayaran ini akan tetap berlanjut selama bulan puasa, dengan pengumuman berlangsung di beberapa balai desa yang ditentukan. Semoga proses ini dapat berjalan lancar dan tanpa hambatan. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News





Saat ini belum ada komentar