Penemuan Mayat di Kali Progo Borobudur Ternyata Korban Pengeroyokan

BNews—MUNGKID— Masih ingat kasus penemuan mayat di Kali Progo Desa Candirejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, 6 Juni lalu. Korban ternyata meninggal secara tidak wajar karena mengalami pengeroyokan.

Hal itu terungkap setelah Satreskrim Polres Magelang dan Polsek Borobudur melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi menemukan ciri ciri kematian yang tidak wajar pada tubuh korban.

Korban diketahui bernama Rizky Adi Setiyawan, warga Brongsongan Desa Wringin Putih Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang.

Korban mengalami luka luka dibagian sekitar dada. Juga luka sobek terbuka di telapak tangan kiri.

“Saat diadakan Visum ET Repertum dan hasil pemeriksaan dokter Rsu Muntilan terdapat tanda tanda kekerasan,” kata Kapolres Magelang AKPB Ronald Purba melalui Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Hadi Handoko, dalam jumpa persnya siang ini (8/7/2020).

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, polisi akhirnya menemukan kesimpulan. Pelaku mengeroyok korban hingga akhirnya mayatnya ditemukan di Kali Progo.

Petugas bergerak cepat. Pihaknya mengamankan para pelaku pengeroyokan tersebut, Ada empat orang yang berhasil diamankan oleh tim Resmob Polres Magelang. “Kita dibantu tim resmob Polres Bogor dan Polsek Cileungsi,” kata dia.

Loading...

Pasalnya, lanjut Hadi, dua pelaku sempat melarikan diri ke Bogor hingga akhirnya ditangkap. “Dua pelaku sempat melarikan diri ke Bogor,” kata Kasat.

Selain mengamankan empat pelaku polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantarnya sepeda motor sebagai sarana pelaku.

Kasat reskrim menyebut empat pelaku yang diamankan diantaranya, Ty, warga Mertoyudan, Rz, Warga Borobudur. Kemudian Ans dan Rzy warga Mungkid.

Motif pengeroyokan ada di berita selanjutnya. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: