Penjelasan Pasta Gigi Bisa Bersihkan Jerawat di Pipi, Ada Dampak Negatifnya
- calendar_month Sel, 15 Agu 2023

Pasta gigi untuk bersihkan jerawat di pipi
BNews-TIPS- Pasta gigi adalah produk perawatan oral yang bermanfaat untuk membersihkan gigi dan gusi. Khususnya dalam membersihkan permukaan gigi, menghilangkan plak dan mencegah terbentuknya kerak gigi.
Namun, terlepas dari perannya dalam membersihkan gigi, sebagian orang beranggapan kalau pasta gigi juga dapat bermanfaat untuk menghilangkan jerawat. Lantas, benarkah demikian? Simak informasinya di artikel ini!
Jerawat adalah masalah kulit yang umumnya terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh sebum (minyak alami), sel kulit mati, dan kotoran. Kondisi kulit ini lazim terjadi pada remaja yang sedang mengalami pubertas. Namun, orang dewasa muda atau young adult (kisaran usia 21-26 tahun) juga kerap mengalami masalah ini.
Nah, mengingat jerawat adalah salah satu kondisi lazim, banyak orang kerap mencoba sejumlah cara untuk mengatasinya dengan cepat. Salah satunya mengoleskan pasta gigi pada jerawat yang sedang tumbuh.
Penyebabnya adalah sejumlah desas-desus yang beredar seputar penggunaan pasta gigi untuk mengatasi jerawat hanya dalam semalam. Terlebih lagi, banyak formula pasta gigi yang dulunya mengandung bahan kimia triclosan yang dapat bekerja membunuh bakteri penyebab jerawat.
Selain itu, beberapa bahan yang biasa ditemukan dalam pasta gigi, seperti soda kue, alkohol, dan hidrogen peroksida, juga bersifat mengeringkan sehingga dapat membantu mengecilkan jerawat.
Melansir Healthline, menurut Dr. Tsippora Shainhouse, dokter kulit bersertifikat, mentol dalam pasta gigi dapat menimbulkan rasa geli yang dapat mengurangi rasa sakit dan bengkak untuk sementara.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Tetapi ada beberapa alasan mengapa kamu tidak sepatutnya menggunakan pasta gigi sebagai perawatan jerawat. Sebab, kebanyakan produsen pasta gigi tidak lagi menggunakan triclosan dalam formula pasta gigi mereka.
Terlebih lagi, ada sejumlah dampak negatif yang bisa terjadi akibat penggunaan pasta gigi pada kulit.
Apa Saja Dampak Negatif Penggunaan Pasta Gigi pada Kulit?
- Pasta Gigi Dapat Mengiritasi Kulit
Ingat, pasta gigi diformulasikan untuk gigi, bukan permukaan sensitif wajah. Terlebih lagi, kekuatan bahan kimia dalam pasta gigi mungkin terlalu kuat untuk kulit sensitif.
Perlu diketahui kalau pasta gigi memiliki [tingkat] pH dasar yang dapat mengiritasi kulit yang sehat, yang memiliki pH asam alami.
Nah, mengingat pasta gigi juga mengandung soda kue, penggunaan yang berlebih tentu dapat menyebabkan ruam dan rasa terbakar. Selain itu, senyawa sodium lauryl sulfate, yang juga terkandung dalam pasta gigi, juga dapat mengiritasi kulit, tergantung pada sensitivitas.
- Kulit Menjadi Berjerawat Lebih Banyak
Bahkan jika kamu tidak mengalami iritasi saat menggunakan pasta gigi untuk mengatasi jerawat, ada kemungkinan reaksi buruk lainnya. Misalnya, kulit dapat menjadi terlalu kering karena kandungan pasta gigi. Kondisi ini pada akhirnya dapat menyebabkan lebih banyak jerawat.
Apa yang Harus Digunakan Sebagai Gantinya
Ada beberapa kasus yang mengoleskan pasta gigi pada jerawat dalam keadaan darurat. Namun ada alternatif yang lebih baik. Contohnya sejumlah bahan alami yang memang mengandung senyawa antioksidan dan antibakteri.
Salah satunya seperti minyak zaitun yang memang terbukti bermanfaat untuk kesehatan kulit. Baca lebih lanjut mengenai informasinya dalam artikel: Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Kulit.
Selain itu, dokter spesialis kulit juga biasanya akan merekomendasikan produk khusus jerawat. Khususnya produk antijerawat yang mengandung asam salisilat, benzoil peroksida, dan retinoid topikal. Kamu dapat menemukan produk di apotek dalam bentuk:
- Cuci muka.
- Pelembab.
- Masker.
- Gel.
Namun, penting untuk terlebih dahulu berdiskusi dengan dokter terkait penggunaan produk mana yang tepat.
Itulah penjelasan mengenai apakah pasta gigi bisa menghilangkan jerawat atau tidak. (*/halodoc)
About The Author
- Penulis: Pemela





Saat ini belum ada komentar