Perkuat UMKM Lokal, Mahasiswa UNIMMA Lakukan PPMT DI Tempuran

BNews–MAGELANG – Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) Periode III masih terus dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA). Dengan didampingi Dosen Pembimbing dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), kegiatan kali ini berlangsung Tempuran Kabupaten Magelang.

Untuk lokasi tepatnya Di Dusun Pakeron, RT 4 RW 7 Desa Sumber Arum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.

Kelompok PPMT dipimpin oleh Anissa Hakim Purwantini S.E., M.Sc, sebagai Ketua Kelompok  sekaligus sebagai Dosen Pembimbing. Sementara anggota ada 5 orang mahasiswa FEB yaitu Nur Ita Ariansy, Saraswati Novi Yuliantoputri, Bayu Hermawan; Muhammad Humam Abror, dan Achmad Faisal Alfarazi.

Tim PPMT  ini mengangkat tema tentang  “Pemberdayaan KUBE Karunia Mandiri Penghasil Emplek Singkong untuk Meningkatkan Produksi dan Penjualan”.

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM berbasis kearifan lokal untuk dapat bersaing dan meningkatkan skala usahanya. Yakni dengan mengangkat produk khas lokal yaitu emplek singkong.

Kegiatan PPMT ini sudah dilakukan sejak tanggal 06 Mei 2021 lalu. Kegiatan diawali dengan meminta izin di kantor kepala desa sumberarum Tempuran.

Dari hasil observasi yang dilakukan Kelompok PPMT tersebut, permasalahan yang dialami oleh kelompok usaha ini ada beberapa hal. Antara lain pemasaran di produk yang kurang maksimal, harga produk yang tidak stabil, produk yang di hasilkan belum memiliki merek yang paten.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Hal itulah yang mendasari kelompok PPMT UNNIMA untuk mengadakan pelatihan dan pendampingan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Karunia Mandiri di dusun tersebut.

Oleh karena itu, para mahasiswa melakukan beberapa kegiatan seperti sosialisasi, pelatihan, rebranding, dan implementasi penjualan di masyarakat. Kelompok PPMT melakukan program rebranding dengan pembuatan logo, banner, kemasan yang baru agar lebih dapat di kenal masyarakat.

Mahasiswa UNNIMA juga melakukan kegiatan sosialisasi seperti pemanfaatan digital marketing, pembukuan usaha sederhana, dan pelatihan hygiene standar  dan standarisasi produk untuk makanan.

Kemudian pada tanggal 06 Juni 2021, anggota Kelompok PPMT melakukan sosialisasi tentang pentingnya hygiene standar . Hal ini untuk produk makanan khususnya menggunakan handclove saat produksi, kebersihan diri, standar bahan baku dan lain-lain.

Dengan demikian dari segi kebersihan pun, produk emplek akan higienis. Kegiatan ini juga merupakan awal untuk mengajukan legalitas usaha berupa PIRT. Karena salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah terkait higienitas dan kebersihan proses produksi.

Setelah kegiatan di atas, kelompok PPMT melakukan program selanjutnya yaitu penentuan harga jual.

Ada juga kegiatan lain bertujuan agar adanya brand awareness di masyarakat sekitar dengan pemasangan plang dan banner di beberapa lokasi. Beserta mencetak kemasan baru dengan logo dan brand baru.  (adv)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: