Peserta Ujian CPNS di Kota Magelang Ditemukan Bawa Jimat

BNews–KOTA MAGELANG-– Panitia Tes Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipi CPNS di GOR Samapta Kota Magelang sita beberapa jimat milik peserta (18/2/2020). Hari itu diketahui merupakan waktu terakhir tes tersebut.

Koordinator Titik Lokasi Magelang, Suratini mengatakan, selama berlangsungnya tes banyak sekali ditemukan hal-hal unik dari para peserta. Seperti halnya penemuan sejumlah jimat datau rajah dibawa oleh peserta.

“Sebelum masuk ke ruangan tes SKD, semua peserta diperiksa oleh petugas termasuk barang bawaan atau yang menempel dalam tubuh mereka. Saat diperiksa itu, kita menemukan bungkusan yang berisi barang aneh yang kita perkirakan itu sebuah jimat,” katanya (18/2/2020).

Meskipun demikian, Kota Magelang dianggap telah sukses sebagai lokasi penyelenggaraan tes SKD CPNS 2020 yang berlangsung sejak 1 Februari kemarin. Peserta sejumlah 19.504 pelamar yang hadir mengikuti seleksi dari total 20.666 pelamar.

“Semua proses teknis berjalan lancar. Mulai dari server, peralatan pendukung, dan listrik semua tidak ada kendala. Hal ini tentunya lebih baik dibanding sebelumnya di Gedung Wiworo Wiji Pinilih,” ungkapnya.

Ia (Suratini) menjelaskan, bahwa peserta yang tidak hadir pada tes SKD CPNS termasuk dalam jumlah banyak. “Total sebanyak 1.162 pelamar tidak hadir. Dengan rincian formasi Kota Magelang 170 pelamar, Kabupaten Temanggung 73 pelamar, Kabupaten Magelang 603 pelamar, dan Kabupaten Purworejo 316 pelamar,” paparnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Saya kira alasannya pasti beraneka ragam. Ada juga yang hadir bamun terlambat, sehingga tidak diperbolehkan masuk dan tidak ikut tes. Namun paling banyak memang tidak hadir ke lokasi tes,” terangnya.

Terkait adanya penyitaan jimat  dari para peserta, dibenarkan oleh Pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Purworejo, Nancy. “Selama tiga hari berturut-turut ditemukan barang-barang aneh yang dibawa peserta seleksi,” bebernya.

”Kebetulan hari-hari terakhir yang tes untuk formasi CPNS di Kabupaten Purworejo dan saya ikut mengawasi. Saat pemeriksaan, petugas menemukan barang aneh yang dibawa peserta, seperti rajah atau jimat gitu. Ada juga lembaran kertas bertuliskan huruf arab yang disimpan di sabuk,” ujarnya.

Nancy mengaku tidak mengetahui persis alasan peserta membawa barang tersebut. Namun, barangkali untuk keberuntungan saat mengerjakan soal-soal.

”Intinya, kami melarang peserta membawa barang-barang ke arena seleksi. Semua barang dititipkan ke petugas,” pungkasnya. (*/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: